Satpol PP Siap Bongkar Rumah Lokalisasi Girun Gondanglegi

SuaraMalang –

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang siap membongkar rumah-rumah petak di eks lokalisasi Girun, Kecamatan Gondanglegi.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah atau Kabid P2D Satpol PP Kabupaten Malang, Bowo mengatakan bahwa ada lebih dari 20 rumah petak di eks lokalisasi tersebut. Pasca ditutup secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Malang pada 2017 lalu, bisnis esek-esek di eks lokalisasi Girun ternyata masih berjalan meskipun secara sembunyi-sembunyi.

“Pada saat itu sudah ditutup dan katanya dialihfungsikan sebagai pasar burung, tapi nyatanya sampai saat ini masih digunakan untuk prostitusi. Kita akan usulkan rumah petak ini dibongkar, karena dari sisi pemilik itu tidak memiliki bukti apapun,” tegas Bowo, Kamis (16/7/2020).

Bowo menjelaskan, lahan eks lokalisasi Girun itu berstatus milik PT Kereta Api Indonesia atau KAI. Sesegera mungkin, lanjut Bowo, pihaknya bakal mengusulkan pembongkaran rumah petak itu kepada Bupati Malang, HM Sanusi.

“Kita akan kirimkan ke pak Bupati,” terangnya.

Sebelumnya, petugas gabungan melakukan razia di eks lokalisasi Girun. Sejumlah pekerja seks komersial atau PSK dan pria hidung belang terjaring dalam razia tersebut.

Selain di eks lokalisasi Girun, rencananya razia serupa juga akan dilaksanakan di eks lokalisasi lain yang ada di Kabupaten Malang.

“Ya sementara ini kita konsentrasi di Girun. Nanti akan bergerak ke tempat lainnya,” Bowo mengakhiri. (Giman Sanjaya)

Leave your Comments