banner iklan

Siapkan KOPay, Sri Untari Dorong Koperasi Wanita Go To Digital

  • Bagikan
Ketua Dekopin Indonesia, Sri Untari Bisowarno.

Suara Malang – Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno menggelar masa reses dengan menemui sejumlah perwakilan dari Koperasi Wanita (Kopwan) se Malang Raya di Gedung Dekopin SBW, Blimbing, Kota Malang, Selasa (2/11/2021).

Menurut Sri Untari yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menjelaskan, di masa reses hari ini, pihaknya sengaja mengumpulkan sejumlah Paguyuban Koperasi Wanita di Kabupaten Malang.

banner 720x90

“Paguyuban Kopwan kami undang, masing-masing 2 koperasi di setiap kecamatan. Kemudian ada Kopwan yang lama yaitu Kopwan Citra Lestari, Kopwan Citra Kartini, Pusat Kopwan Jawa Timur dan juga Persatuan Kebaya Malang Raya (PKMR). Kenapa saya mengundang Kopwan? Karena saya ingin mengajak Koperasi Koperasi Wanita di Indonesia harus sudah Go To Digital,” tegas Untari.

Kata dia, mayoritas Kopwan hidup di desa-desa. Dimana di desa-desa sekarang ini, dengan adanya digitalisasi yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, koperasi pun sesuai hasil Rakernas di Surabaya, bahwa koperasi-koperasi di Indonesia harus Go To Digital.

BACA :  Khofifah Berharap UB Manfaatkan 1 Kapal Pemprov Jatim untuk Penanganan Kesehatan di Daerah Kepulauan

“Inilah saya awali di Jawa Timur dengan mengajak Kopwan untuk bagaimana mereka masuk dunia digitalisasi, agar pertama menambah tambahan pendapatan. Lalu kedua mempermudah akses dalam rangka mereka mencari semua fasilitas yang disiapkan oleh negara maupun swasta,” bebernya.

Untari menguraikan, contoh fasilitas dari negara adalah BPJS Mandiri, baik itu BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

“Dengan digitalisasi Kopwan, BPJS Mandiri bisa dibayar melalui aplikasi ini. Kemudian bisa membeli tiket pesawat, kereta, bayar tagihan Telkom, bayar gas, teve berbayar, dan bayar segala macem, kita punya yang namanya KOPay,” paparnya.

Untari pun menerangkan KOPay lebih rinci. “Hari ini sudah kami tanda tangani MoU untuk KOPay. KOPay nanti adalah paymen getway yang akan bisa dipakai untuk seluruh koperasi di Indonesia. Jadi keunggulan dari KOPay adalah, mempermurah, mempermudah dan menambah pendapatan bagi koperasi di Indonesia. Saya kira ini terobosan kami, karena di kalangan kopwan belum banyak ya. Maka koperasi harus Go To Digital kami pelopori dari Koperasi SBW,” tuturnya.

BACA :  Polres Malang Tingkatkan Kemampuan di Bidang Protokol dan Pengamanan

Untari melanjutkan, pihaknya mengajak agar semua kopwan mengarah ke digitalisasi. Karena lama kelamaan, uang kartal nantinya akan hilang.

“Kira-kira sepuluh tahun yang akan datang di perkirakan uang kartal sudah tidak di pergunakan lagi. Nah, maka dari itu preparingnya mulai sekarang. Untuk bisa membuat para rekan-rekan kami yang menjadi pengurus kopwan agar terbuka pengetahuannya, sebab hal ini akan terjadi,” terangnya.

Untari menambahkan, seluruh pengelola dan anggota koperasi harus bisa dan cepat melakukan adaptasi dengan jaman yang berubah.

“Dimana kata kuncinya adalah internet untuk segalanya melalui tekhnologi informasi. Maka itu kita kenalkan pada mereka bagaimana nanti bisa melayani anggotanya melalui aplikasi yang dibuat kita sebagai Dekopin Indonesia melalui KOPay,” Untari mengakhiri. (*)

banner ads
  • Bagikan