SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Upaya menghadirkan transportasi ramah lingkungan di Kota Malang segera memasuki tahap realisasi. Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan dari Pemerintah Pusat kini telah tiba dan bersiap disalurkan kepada penerima manfaat pada akhir Januari 2026.
Ratusan becak listrik tersebut merupakan bagian dari program Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan moda transportasi rendah emisi, sekaligus memperkuat layanan wisata perkotaan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan seluruh unit bantuan saat ini telah diamankan di sejumlah lokasi. Penyimpanan dilakukan di area Stadion Gajayana serta Gedung Graha Purva Praja.
“200 becak listrik sudah diterima dan saat ini masih disimpan di area Stadion Gajayana dan Gedung Grha Purva Praja (eks Islamic Center),” ujar Baihaqi, dikutip Minggu (18/1/2026).
Terkait waktu pendistribusian, Baihaqi menyebut penyaluran kepada penerima manfaat ditargetkan berlangsung pada penghujung Januari. Namun, jadwal pastinya masih menunggu arahan pimpinan daerah.
“Tepatnya tanggal berapa nanti dibagikannya masih menunggu petunjuk dan arahan dari Bapak Wali Kota Malang,” ungkapnya.
Ke depan, becak listrik tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga akan menjadi bagian dari layanan wisata terintegrasi. Rute operasionalnya dirancang untuk menjangkau kawasan-kawasan strategis yang kerap dikunjungi wisatawan.
“Becak-becak ini akan melayani wisatawan di berbagai titik. Mulai dari kawasan Kayutangan Heritage, hingga hotel-hotel yang menjadi lokasi menginap wisatawan,” imbuhnya.
Selama ini, Kota Malang telah memiliki layanan becak wisata konvensional yang beroperasi dengan sejumlah pembatasan. Kehadiran becak listrik diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi kenyamanan, efisiensi, maupun ramah lingkungan.
“Dengan demikian, diharapkan jumlah kunjungan wisata ke Kota Malang terus meningkat secara signifikan, terutama ke kawasan Kayutangan Heritage dan destinasi wisata lain yang berdekatan, seperti Kampung Warna-Warni dan Alun-Alun Tugu,” pungkas Baihaqi.
Pemkot Malang optimistis, pengoperasian becak listrik akan memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata berkelanjutan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat penerima manfaat.
