9 Sekolah Disiapkan Jadi Transit 104 Ribu Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Pemerintah Provinsi Jawa Timur tak ingin 104 ribu lebih jamaah Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) kebingungan saat tiba di Kota Malang. Selain menyiapkan Stadion Gajayana sebagai pusat acara, Pemprov Jatim juga membuka sembilan sekolah hingga kantor BPSDM sebagai lokasi transit.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ribuan bus dan kendaraan jamaah bisa terurai dengan tertib, sekaligus memberi ruang istirahat yang layak sebelum dan sesudah kegiatan pada 7–8 Februari 2026.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, lokasi transit sudah disiapkan lengkap dengan fasilitas pendukung.

“Di lokasi transit disiapkan dapur umum ada dan istirahat dengan nyaman,” kata Khofifah dalam keterangannya, dikutip Jumat (6/2/2026).

Setidaknya ada sembilan sekolah di sekitar Stadion Gajayana yang difungsikan sebagai titik singgah jamaah. Di antaranya SMKN 2 Kota Malang, SMAN 8, SMKN 3, SMA Panjura, SMA Lab UM, SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4 Kota Malang.

Selain sekolah, Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jatim di Jalan Kawi juga disiapkan sebagai lokasi transit tambahan.

Khofifah mengaku telah meninjau langsung kesiapan teknis dan lokasi pada Rabu, 4 Februari 2026. Ia memastikan sarana prasarana utama, pengaturan arus jamaah, akses masuk-keluar, hingga aspek keamanan telah dipetakan.

“Sebagai tuan rumah, kita ingin para tamu bisa nyaman dan aman selama berjalannya acara,” ujar Khofifah.

Sebagai informasi, Mujahadah Kubro 1 Abad NU ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Jawa Timur tahun ini. Selain dihadiri ribuan warga nahdliyin dari berbagai daerah, acara tersebut juga direncanakan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah Bapak Presiden Insya Allah direncanakan akan hadir,” katanya.

Kehadiran kepala negara tentu membuat pengamanan dan manajemen massa menjadi perhatian ekstra.

Khofifah menekankan bahwa Mujahadah Kubro bukan sekadar peringatan seremonial. Menurutnya, momentum satu abad NU menjadi ruang refleksi dan penguatan spiritual bagi warga Nahdliyin.

Ia menyebut, sekitar 100.000 jamaah akan larut dalam doa dan munajat bersama. “Mujahadah Kubro ini adalah ikhtiar batiniah yang sangat penting. Kita berharap doa-doa yang dipanjatkan bersama dapat menguatkan ikhtiar lahiriah dalam mewujudkan Jawa Timur dan Indonesia yang aman, damai, serta penuh keberkahan,” ujarnya.

Bagi Khofifah, peringatan 100 tahun NU juga menjadi penanda perjalanan panjang organisasi tersebut dalam menjaga persatuan bangsa serta menghadirkan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat.

Karena itu, ia berharap Mujahadah Kubro tak hanya memperkuat spiritualitas jamaah, tetapi juga meneguhkan peran NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan skema transit di sembilan sekolah dan dukungan penuh Pemprov Jatim, pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang diharapkan berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah.

Sumber: Kompas.com

Exit mobile version