SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Perombakan skuad Arema FC jelang putaran kedua Super League 2025/26 terus berjalan. Setelah melakukan evaluasi menyeluruh, manajemen Singo Edan akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan salah satu legiun asingnya, Ian Puleio.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui komunikasi intens antara klub dan sang pemain. Arema FC dan Ian Puleio sepakat berpisah secara profesional demi kepentingan masing-masing pihak.
Ian Puleio menutup kiprahnya bersama Arema FC usai menjalani putaran pertama kompetisi. Selama setengah musim berseragam Singo Edan, pemain asing tersebut tercatat tampil dalam 15 pertandingan. Dari kesempatan itu, ia menyumbangkan dua gol dan satu assist, sekaligus ikut membantu tim mengamankan empat poin di klasemen.
Manajemen klub menilai kontribusi yang diberikan Ian Puleio layak mendapat apresiasi. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi sang pemain selama membela tim asal Malang tersebut.
“Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi Ian Puleio selama membela Arema FC. Setelah melalui komunikasi dan pertimbangan bersama, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak demi kebaikan bersama,” ujar Yusrinal Fitriandi.
Langkah melepas Ian Puleio disebut menjadi bagian dari strategi klub dalam menyusun ulang komposisi pemain. Evaluasi dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan tim dengan rencana pelatih menghadapi persaingan ketat di paruh kedua musim.
Manajemen Arema FC juga menyampaikan doa terbaik agar Ian Puleio dapat melanjutkan karier profesionalnya dengan baik di klub selanjutnya. Sementara itu, Singo Edan terus mematangkan persiapan tim, termasuk melakukan penyesuaian pemain demi mendongkrak performa di papan klasemen Super League 2025/26.
Sebelum keputusan ini diambil, Arema FC juga telah lebih dulu berpisah dengan pemain asing lainnya, Yann Motta. Bek asal Brasil tersebut tak lagi terlihat dalam sesi latihan tim sejak Rabu (14/1/2026), menandai berakhirnya kerja sama di tengah musim.
Seperti halnya Ian Puleio, perpisahan dengan Yann Motta dilakukan secara profesional atas kesepakatan kedua belah pihak. Manajemen menyebut keputusan tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi demi membentuk skuad yang lebih kompetitif untuk sisa musim.
Sumber: medcom.id





















