SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Ribuan pelari memadati jalanan Kota Malang dalam gelaran Emba Jetbus Run. Meski sempat diguyur hujan, ajang lari ini tetap berlangsung lancar dan mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Orang nomor satu di Kota Malang itu menilai Emba Jetbus Run sejalan dengan arah pembangunan kota yang tengah didorong pemerintah daerah, khususnya melalui program unggulan 1.000 Event serta Dasa Bakti Ngalam Tahes.
“Ajang ini sesuai dengan visi misi Kota Malang, kemudian berkaitan atau sesuai dengan 1.000 Event yang merupakan program prioritas kami dan juga Dasa Bakti Ngalam Tahes,” kata Wahyu, Minggu (18/1/2026).
Menurut Wahyu, konsep 1.000 Event dirancang untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak. Targetnya, Kota Malang tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan, tetapi juga tumbuh sebagai pusat kreativitas nasional yang berdampak langsung pada sektor pariwisata.
Di sisi lain, program Ngalam Tahes difokuskan untuk mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat. Karena itu, event olahraga seperti lari dinilai relevan dengan kebutuhan kota saat ini.
Wahyu memastikan, Pemkot Malang akan terus membuka peluang kerja sama dengan penyelenggara agar Emba Jetbus Run bisa menjadi agenda rutin tahunan. “Sehingga ada multiplier effect untuk masyarakat di Kota Malang,” ujarnya.
Dari sisi penyelenggara, Inisiator Emba Jetbus Run Malang, Paulus Oliver Yoesoef, menyebut antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Total ada 3.600 pelari yang ambil bagian, masing-masing 1.800 peserta di kategori 5K dan 1.800 peserta di kategori 10K.
Menariknya, peserta tidak hanya datang dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri. “Peserta datang dari Lampung, Surabaya, Makassar, Kediri, bahkan ada yang dari Belanda,” ungkap Paulus.
Ia menegaskan, Emba Jetbus Run sejak awal disiapkan dengan standar penyelenggaraan profesional agar mampu bersaing dengan event serupa di kota besar lainnya.
“Kami menyelenggarakan event ini dengan mengedepankan standar operasional yang profesional supaya tidak kalah dengan penyelenggaraan di Jakarta,” kata Paulus.
Usai pelaksanaan tahun ini, pihaknya berencana langsung berkoordinasi dengan Pemkot Malang untuk membahas pengembangan event, termasuk kemungkinan menambah jumlah peserta di edisi mendatang.
“Kami menginginkan Malang Run ini selalu menjadi event nasional pembuka tahun di Indonesia, jadi akan tetap dilaksanakan setiap Januari,” tutup Paulus.
Sumber: Antara





















