Iklan

Pemkab Malang Kebut 3 Mega Proyek: Pansela, Tol Malang-Kepanjen hingga Jalan Kepanjen-Pagak Jadi Prioritas

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Pemerintah Kabupaten Malang terus mengintensifkan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat realisasi tiga proyek infrastruktur besar yang dinilai strategis bagi konektivitas wilayah.

Tiga proyek yang menjadi fokus tersebut meliputi pembangunan Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela), Tol Malang-Kepanjen, serta peningkatan Jalan Kepanjen-Pagak.

Iklan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi, mengatakan seluruh proyek tersebut dibiayai melalui anggaran pemerintah pusat. Karena itu, koordinasi dengan kementerian terkait menjadi kunci agar pelaksanaannya bisa segera dipercepat.

Untuk proyek Jalur Pansela, Khairul menyebut saat ini ruas di wilayah Kabupaten Malang sudah tersambung cukup panjang. Jalur dari Sumbermanjing Wetan (Sumawe) hingga Blitar telah terhubung, namun masih ada pekerjaan besar yang belum tuntas.

Salah satu tantangan terbesar adalah ruas penghubung dari Sumbermanjing Wetan menuju Kabupaten Lumajang yang masih belum rampung.

“Dari Sumawe menuju Lumajang itu sekitar 45 kilometer. Tantangannya di lapangan memang geografisnya agak ekstrem,” seru Oong, sapaan pria itu.

Ia menambahkan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) saat ini masih melakukan kajian terhadap trase jalan baru penghubung Malang-Lumajang tersebut. Selain itu, rancangan dasar atau basic design juga mulai disiapkan. “Sekarang tinggal penekanannya, supaya bisa dipercepat,” bebernya.

Selain Pansela, Pemkab Malang juga menaruh perhatian besar pada proyek Tol Malang-Kepanjen. Proyek ini sebenarnya sudah masuk rencana sejak beberapa tahun lalu, namun sempat mengalami penundaan.

Menurut Khairul, pembangunan tol tersebut menjadi pekerjaan yang harus segera didahulukan karena dampaknya besar terhadap mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

“Beberapa waktu lalu beliau (Presiden RI), bilang Insya Allah bisa terealisasi jalan tol tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, proyek prioritas berikutnya adalah perbaikan Jalan Kepanjen-Pagak. Jalur ini akan dilanjutkan pengerjaannya hingga sepanjang 13 kilometer.

Pemkab Malang memperkirakan kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut mencapai Rp496,5 miliar, yang bersumber dari pemerintah pusat melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

Khairul menilai peningkatan jalan ini penting untuk mendukung akses transportasi antarwilayah di Kabupaten Malang bagian selatan.

Sumber: Seru.id

Iklan
Iklan
Iklan