HPN Pemkab Malang

Presiden Prabowo Apresiasi Toleransi Lintas Agama di Harlah 1 Abad NU Malang

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik toleransi beragama di Jawa Timur telah menjadi kekuatan sosial yang nyata, tercermin dalam keterlibatan lintas iman pada peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (6/2/2026).

Di hadapan ribuan jamaah yang memadati stadion, Prabowo menyampaikan penghargaan atas kontribusi sejumlah gereja di Kota Malang yang ikut mendukung kelancaran agenda besar NU tersebut, mulai dari fasilitasi jemaah hingga dukungan logistik.

Iklan

Presiden menilai kolaborasi lintas agama itu bukan sekadar simbol, melainkan praktik toleransi yang hidup dan berakar dalam keseharian masyarakat Jawa Timur, sejalan dengan nilai kebangsaan yang selama ini dijaga NU.

Toleransi Beragama dalam Perayaan 1 Abad NU

Prabowo mengaku terkesan setelah mendengar paparan Ketua PWNU Jawa Timur terkait peran aktif gereja-gereja lokal dalam menyukseskan rangkaian Harlah 1 Abad NU di Kota Malang.

“Saya merasa terharu. Tadi saya mendengar sambutan Ketua PWNU bahwa banyak gereja ikut membantu menyukseskan Harlah ini. Ini adalah wujud toleransi keagamaan yang diajarkan oleh para kiai-kiai NU,” ujar Prabowo Subianto dalam sambutannya pada Minggu (6/2/2026).

Menurut Presiden, keterlibatan lintas iman tersebut memperlihatkan bahwa ajaran moderasi beragama yang diwariskan para ulama NU tidak berhenti pada tataran konseptual, melainkan diwujudkan dalam tindakan konkret di ruang publik.

Ia menekankan bahwa harmoni antarumat beragama menjadi fondasi penting bagi stabilitas sosial dan persatuan nasional, terutama di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang.

Dalam konteks satu abad perjalanan NU, Prabowo melihat organisasi ini memiliki peran strategis bukan hanya dalam dakwah keagamaan, tetapi juga dalam menjaga kohesi sosial dan merawat kebhinekaan Indonesia.

Presiden berharap NU terus konsisten menjadi teladan dalam membangun relasi antarumat beragama yang saling menghormati dan setara, sekaligus berkontribusi dalam upaya mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat.

“Semoga NU selalu menjadi contoh bagi umat dalam menjaga toleransi beragama,” kata Prabowo menegaskan.

Seperti diketahui, sejumlah gereja di Kota Malang turut terlibat langsung dalam pelaksanaan Harlah 1 Abad NU dengan menyediakan lokasi transit jemaah, bantuan logistik berupa makanan ringan dan minuman, hingga fasilitas tempat ibadah bagi peserta.

Partisipasi tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan dan dipandang sebagai potret hubungan lintas agama yang matang, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Perayaan Harlah 1 Abad NU di Kota Malang pun tidak hanya menjadi peristiwa keagamaan, tetapi juga momentum reflektif tentang pentingnya toleransi beragama sebagai pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

Iklan
Iklan
Iklan