Hari Pers Nasional 2026_970 x 250 px

Daftar Kloter dan Jadwal Keberangkatan Calon Jemaah Haji Kota Malang, Mulai 22 April

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kota Malang kembali bersiap melepas ribuan warganya ke Tanah Suci. Tahun 2026 ini, total 1.201 Calon Jemaah Haji (CJH) dijadwalkan berangkat mulai 22 April. Angka tersebut melonjak dibanding tahun sebelumnya, salah satunya karena tambahan ratusan jemaah mutasi dari luar daerah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Subhan, menyebut minat berangkat melalui Kota Malang cukup tinggi.

Iklan

“Tahun ini cukup besar jumlahnya, dengan tambahan 280 CJH mutasi dari daerah lain. Jadi Kota Malang bisa dibilang ‘idola’ untuk tempat keberangkatan jamaah haji,” ujar Subhan, dikutip Memontum, Minggu (15/02/2026).

Dari total 1.201 CJH, sebanyak 280 orang merupakan jemaah mutasi. Tambahan ini membuat Kota Malang menjadi salah satu titik keberangkatan yang cukup diminati.

Secara komposisi, 575 jemaah berjenis kelamin laki-laki dan 626 perempuan. Jemaah tertua tercatat atas nama Poniti (96) dari Kecamatan Kedungkandang. Sementara jemaah termuda berusia 14 tahun, yakni Teguh Wicaksono dari Kecamatan Sukun.

Dari sisi sebaran wilayah, Kecamatan Lowokwaru menjadi penyumbang terbanyak dengan 375 jemaah. Disusul Sukun 218 jemaah, Blimbing 213 jemaah, Kedungkandang 208 jemaah dan Klojen 173 jemaah.

“Berdasarkan sebaran wilayah, Kecamatan Lowokwaru menjadi penyumbang terbanyak dengan 375 jamaah. Disusul Sukun 218 jamaah, Blimbing 213 jamaah, Kedungkandang 208 jemaah dan Klojen 173 jamaah,” jelasnya.

Keberangkatan CJH Kota Malang terbagi dalam enam kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 4, 10, 11, 12, 13 dan 14.

Kloter 4 akan menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan pada 22 April 2026. Sebanyak 13 jemaah dalam kloter ini akan bergabung dengan Kota Batu.

Selanjutnya, Kloter 10 yang berisi 45 jemaah akan terbang pada 23 April dan bergabung dengan Pasuruan. Di hari yang sama, Kloter 11 juga diberangkatkan tanpa bergabung dengan daerah lain.

“Kloter 11 juga berangkat pada 23 April tanpa bergabung daerah lain. Kemudian Kloter 12 dan 13 diberangkatkan pada 24 April. Sementara Kloter 14 yang berangkat pada 24 April 2026 akan bergabung dengan Kabupaten Malang,” tambahnya.

Dengan pola ini, keberangkatan jemaah Kota Malang akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Meski jumlah jemaah perempuan lebih banyak, Subhan memastikan kesiapan pendampingan telah dipersiapkan matang. Total ada 21 petugas yang akan dibagi ke setiap kloter.

“Insyaallah tiap kloter ada tujuh pendamping atau petugas. PPIH kloter enam orang, PPIHK enam orang, PIH KBHU enam orang, dan dari PHD tiga orang. Mereka sudah melaksanakan diklat semi militer dan siap mendampingi jamaah,” imbuhnya.

Para petugas tersebut telah menjalani pelatihan khusus untuk memastikan pelayanan maksimal selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Iklan
Iklan
Iklan