SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kabar baru datang dari dunia pendidikan tinggi di Malang. Universitas Negeri Malang (UM) resmi membuka delapan program studi (prodi) baru jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) untuk tahun akademik 2026/2027.
Peluncuran tersebut diumumkan dalam seminar bertajuk Strategi Transformasi Pembelajaran yang digelar di Aula Lantai 9 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 UM, Jumat (13/2/2026).
Momentum ini sekaligus menandai langkah ekspansi akademik UM dalam menjawab kebutuhan zaman.
Tambahan prodi ini menyasar bidang pendidikan, ekonomi, hingga kerja sama internasional. Berikut rinciannya:
• S3 Pendidikan Anak Usia Dini
• S2 Pendidikan Bahasa Jerman
• S2 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
• S3 Ilmu Akuntansi
• S3 Ekonomi Pembangunan
• S3 Pendidikan Sejarah
• S2 Double Degree TEP–Goldsmiths, University of London
• Pendidikan Profesi Psikolog
Kehadiran program double degree menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian karena membuka peluang mahasiswa menempuh pendidikan kolaboratif dengan kampus luar negeri.
Rektor UM, Hariyono, menjelaskan bahwa pembukaan prodi baru bukan hanya formalitas administratif. “Launching program studi baru bukan sekadar membuka jurusan, tetapi membuka arah baru, karena masa depan tidak ditunggu, ia disiapkan dan hari ini kita menyiapkan bersama-sama,” ungkapnya.
Menurutnya, transformasi pendidikan menjadi keniscayaan di tengah perubahan global yang cepat, terutama dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Arti Filiartini, menekankan pentingnya pembentukan karakter lulusan yang adaptif.
Ia menyebut perguruan tinggi saat ini harus mendorong mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis serta mampu berkolaborasi dalam menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat.
Langkah UM ini juga dinilai sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, dan inovasi.
Wakil Bupati Malang, Latifah Shohib, turut memberikan apresiasi terhadap kontribusi UM dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.

























