Hari Pers Nasional 2026_970 x 250 px

Pemkab Malang Siapkan Program Mudik Gratis 2026, Berikut 5 Rutenya

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Warga Kabupaten Malang yang berencana pulang kampung saat Lebaran 2026 bisa mulai bersiap. Pemerintah Kabupaten Malang kembali menggulirkan program mudik gratis dengan total tujuh armada bus yang disiapkan untuk lima jalur tujuan.

Program ini diprediksi kembali diserbu pendaftar. Pengalaman tahun lalu, kursi yang tersedia ludes dalam hitungan dua pekan sejak pendaftaran dibuka.

Iklan

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Tri Hermantoro, memastikan tahun ini kapasitas yang disediakan mencapai 350 penumpang. Seluruh armada menggunakan bus pariwisata dengan kapasitas 50 kursi.

“Total ada tujuh bus yang kami sediakan untuk lima rute tersebut. Ada rute yang kami sediakan dua bus sekaligus,” kata Tri, dikutip MPM, Minggu (22/2/2026).

Dari lima jalur yang dibuka, dua rute menjadi favorit sehingga mendapat alokasi masing-masing dua bus, yakni Malang–Sumenep dan Malang–Ngawi. Sementara tiga rute lain, Malang–Banyuwangi, Malang–Bondowoso, dan Malang–Pacitan, masing-masing dilayani satu unit bus.

Untuk jalur Malang–Sumenep, bus akan melintasi Bangkalan, Sampang, hingga Pamekasan sebelum tiba di tujuan akhir. Rute Malang–Ngawi melewati Nganjuk dan Madiun. Sedangkan Malang–Banyuwangi melalui Probolinggo dan Situbondo.

Adapun rute Malang–Pacitan akan melintasi Trenggalek dan Ponorogo, sementara Malang–Bondowoso lewat Probolinggo dan Jember.

Rencananya, pelepasan peserta mudik gratis dilakukan langsung oleh Bupati Malang Sanusi dari Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Selasa, 17 Maret 2026.

Pendaftaran dibuka mulai Senin, 23 Februari 2026, di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Malang. Calon peserta cukup membawa fotokopi KTP dan KK, serta mengisi formulir pendaftaran. Opsi pendaftaran melalui Google Form juga akan diumumkan menyusul.

Tri menyebut program ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari upaya menekan kepadatan arus lalu lintas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan saat musim mudik.

“Jika menggunakan kendaraan sendiri, risiko kecelakaan dan kemacetan cukup tinggi. Karena itu, kami memfasilitasi masyarakat dengan program mudik gratis ini,” paparnya.

Saat ini, persiapan teknis terus dimatangkan. Sosialisasi resmi kepada masyarakat dijadwalkan berlangsung pada awal Ramadan.

“Semoga tahun ini juga demikian. Yang pasti kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Tri.

Iklan
Iklan
Iklan