BENDUNGAN LAHOR
Kisah Air, Waktu, dan Harapan
Bendungan Lahor bukan sekadar bangunan beton, melainkan saksi perjalanan panjang manusia berdamai dengan alam.
🌱 Awal Sebuah Ide
Di musim hujan membawa banjir, di musim kemarau meninggalkan kekeringan.
Maka lahirlah ide besar: menjinakkan air untuk kehidupan.
Empat tahun kemudian, bendungan ini berdiri dan mulai beroperasi pada November 1977.
🏗️ Teknologi dan Alam
Air yang ditahan tidak diam— ia mengalir melalui terowongan sepanjang 822 meter, menuju Waduk Sutami.
Sistem besar yang bekerja tanpa suara.
🌾 Air yang Menghidupi
- Mengurangi banjir dari 790 m³/detik menjadi 150 m³/detik
- Mengairi ±1.100 hektar lahan
- Menjadi sumber perikanan dan wisata
🌄 Wajah Lain
Ia adalah tempat yang menenangkan— kabut pagi, air tenang, dan alam yang berbicara pelan.
🌊 Penutup
Ia adalah cerita tentang manusia, teknologi, dan harapan.
Tentang perjalanan panjang menjaga keseimbangan antara alam dan kehidupan.






















