SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kematian massal delapan kucing di kawasan Jalan Danau Singkarak III, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang memicu keresahan warga. Polisi pun langsung turun tangan untuk menelusuri penyebab kejadian tersebut.
Kapolsek Kedungkandang, Kompol M. Roichan, mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan warga. Pertemuan dilakukan di rumah Ketua RT setempat dengan menghadirkan para pemilik kucing yang terdampak.
“Koordinasi dilakukan untuk menindaklanjuti laporan warga, terkait kematian kucing yang sempat viral di media sosial,” ujarnya.
Dari hasil penelusuran sementara, peristiwa ini terjadi dalam dua gelombang. Kejadian pertama berlangsung pada Jumat malam, 17 April 2026, dengan lima kucing ditemukan mati mendadak.
Empat hari berselang, tepatnya Selasa, 21 April 2026, kejadian serupa kembali terjadi. Tiga kucing dilaporkan mati dengan kondisi yang sama seperti sebelumnya.
Warga menyebut, seluruh kucing menunjukkan gejala serupa sebelum mati. Di antaranya kejang-kejang, mulut berbusa, serta mengeluarkan lendir.
Polisi menduga kuat kematian tersebut berkaitan dengan kemungkinan keracunan. Namun hingga kini, penyebab pasti masih belum dapat dipastikan.
Situasi ini membuat warga sekitar merasa cemas. Mereka khawatir kejadian serupa dapat kembali terulang, terutama bagi pemilik hewan peliharaan.
Untuk memastikan penyebab kematian, polisi menyarankan agar dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan. Langkah ini dinilai penting untuk mendapatkan kepastian ilmiah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Tentunya, ini perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan. Agar diketahui penyebab pastinya dan masyarakat mendapat pemahaman yang benar,” pungkas Roichan.























