Iklan

Banjir Rendam Rel di Jateng, Penumpang KA Tujuan Malang Tertahan Berjam-jam

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Gangguan perjalanan kereta api imbas banjir di jalur rel wilayah Jawa Tengah berdampak hingga ke Jawa Timur. Ratusan penumpang kereta api tujuan Malang harus bersabar lantaran kedatangan sejumlah KA mengalami keterlambatan cukup panjang.

Luapan air merendam jalur rel Kaliwungu–Kalibodri, tepatnya di jembatan atau Bangunan Hikmat (BH) 111 Km 20+7/8, pada Kamis (15/1/2026) malam sekitar pukul 21.22 WIB. Genangan air menutup jalur hulu dan hilir petak jalan antara Stasiun Kalibodri dan Stasiun Kaliwungu, sehingga operasional perjalanan kereta api terpaksa dibatasi demi alasan keselamatan.

Iklan

Efek dari gangguan tersebut merambat hingga wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya. Sejumlah kereta api jarak jauh dilaporkan terlambat tiba, terutama di Stasiun Surabaya Pasarturi dan Stasiun Malang.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan ini. Imbas adanya banjir di wilayah ini mengakibatkan adanya dampak keterlambatan kedatangan perjalanan KA di wilayah Daop 8 Surabaya,” ungkap Mahendro.

Hingga Jumat pagi pukul 10.00 WIB, sejumlah kereta api masih tercatat mengalami keterlambatan. Di antaranya KA Sembrani dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir–Stasiun Surabaya Pasarturi, serta KA Gumarang relasi Stasiun Pasarsenen–Stasiun Surabaya Pasarturi.

Selain itu, keterlambatan juga dialami KA Harina relasi Stasiun Bandung–Stasiun Surabaya Pasarturi, KA Argo Anjasmoro relasi Stasiun Gambir–Stasiun Surabaya Pasarturi, hingga KA Pandalungan relasi Stasiun Gambir–Stasiun Surabaya Pasarturi–Stasiun Jember.

Dampak paling terasa dirasakan penumpang dengan tujuan akhir Malang. Dua kereta api yang melayani rute tersebut, yakni KA Majapahit dan KA Jayabaya relasi Stasiun Pasarsenen–Stasiun Malang, turut mengalami keterlambatan.

“Jumlah penumpang terdampak yang turun di Stasiun Malang yakni KA Majapahit 344 penumpang dan KA Jayabaya 505 penumpang,” jelas Mahendro.

Tak hanya kedatangan, gangguan jalur akibat banjir juga memengaruhi jadwal keberangkatan. Dari wilayah Daop 8 Surabaya, keterlambatan tercatat terjadi pada KA Ambarawa Ekspress relasi Stasiun Surabaya Pasarturi–Stasiun Semarang Poncol.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan telah memberikan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diambil agar hak penumpang tetap terpenuhi di tengah kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.

Sumber: Medcom.id

Iklan
Iklan
Iklan