SUARAMALANG.COM, Nasional – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 26 hingga 28 April. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi secara luas di berbagai wilayah Indonesia.
Hujan Meluas di Hari Pertama
Pada 26 April, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di banyak daerah. Wilayah tersebut mencakup Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, hingga Lampung.
Pulau Jawa juga masuk dalam daftar, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Selain itu, Bali dan sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua turut berpotensi diguyur hujan.
Sementara itu, BMKG menetapkan status siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat di Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini menunjukkan intensitas hujan lebih tinggi dibanding wilayah lain.
Angin Kencang Perlu Diwaspadai
Selain hujan, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang. Wilayah Kepulauan Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Timur berisiko mengalami kondisi tersebut.
Angin kencang berpotensi memperparah dampak cuaca ekstrem. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah terbuka dan pesisir.
Kondisi Berlanjut pada 27 April
Memasuki 27 April, potensi hujan masih mendominasi berbagai wilayah Indonesia. Aceh, Sumatera Utara, hingga Lampung tetap berstatus waspada.
Wilayah Jawa seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah juga masih berpotensi diguyur hujan lebat. Bali serta sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua mengalami kondisi serupa.
Untuk kategori siaga, BMKG mencatat peningkatan risiko di DI Yogyakarta dan Jawa Timur. Selain itu, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Maluku, dan Papua Pegunungan juga masuk status siaga.
Puncak Risiko Bergeser pada 28 April
Pada 28 April, hujan sedang hingga lebat diprediksi masih terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia. Sumatera, Jawa, Bali, hingga Papua tetap berada dalam pengaruh cuaca basah.
BMKG menetapkan Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur sebagai wilayah dengan status siaga. Artinya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diantisipasi serius.
Sementara itu, angin kencang masih berpotensi terjadi di Kepulauan Bangka Belitung. Kondisi ini menunjukkan pola cuaca ekstrem belum sepenuhnya mereda.
Imbauan Waspada Bencana
BMKG mengingatkan masyarakat agar siaga terhadap dampak hidrometeorologi. Hujan lebat berisiko memicu banjir dan tanah longsor.
Selain itu, angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan ringan hingga sedang. Warga di daerah rawan diminta memantau informasi cuaca terkini.
Langkah antisipasi seperti membersihkan saluran air dan menghindari area berisiko sangat dianjurkan. Kewaspadaan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
