SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Tingkat keterisian hotel di Kota Malang tercatat mengalami penurunan pada November 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang menunjukkan, kondisi ini sejalan dengan berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke wilayah tersebut.
BPS mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Kota Malang pada November 2025 berada di angka 50,64 persen. Capaian itu turun 0,89 poin dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat 51,53 persen secara month to month (mtm).
“Untuk TPK hotel turun secara month to month sebesar 0,89 poin atau dari 51,53 persen pada Oktober menjadi 50,64 persen pada November 2025,” ujar Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, dilansir Bisniscom, Selasa (6/1/2026).
Menurut Umar, penurunan hunian hotel tersebut tidak lepas dari menurunnya pergerakan wisatawan nusantara. Berdasarkan hasil pemanfaatan Mobile Positioning Data (MPD), jumlah wisatawan domestik yang datang ke Kota Malang pada November 2025 tercatat 939.923 orang.
Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 1,03 persen atau berkurang 9.758 orang dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 949.681 wisatawan.
Jika dilihat berdasarkan klasifikasi hotel, penurunan TPK paling terasa terjadi pada hotel berbintang. Pada November 2025, tingkat hunian hotel bintang tercatat 62,87 persen, turun 2,23 poin dari Oktober yang berada di angka 65,10 persen.
Sementara itu, kondisi berbeda justru dialami hotel non bintang. BPS mencatat TPK hotel non bintang pada November 2025 mengalami kenaikan tipis sebesar 0,57 poin, dari 35,01 persen pada Oktober menjadi 35,58 persen.
Dari sisi komposisi tamu, pasar domestik masih mendominasi perhotelan di Kota Malang. Secara keseluruhan, 97,26 persen tamu hotel merupakan wisatawan nusantara, sementara 2,74 persen sisanya adalah wisatawan mancanegara.
BPS juga mencatat rata-rata lama menginap tamu (RLMT) hotel di Kota Malang selama November 2025 berada di angka 1,48 hari. Hotel berbintang masih menjadi pilihan utama dengan RLMT 1,61 hari, sedangkan hotel non bintang tercatat 1,24 hari.
Untuk hotel berbintang, komposisi tamu didominasi wisatawan nusantara sebesar 96,08 persen, dengan wisatawan mancanegara 3,92 persen. Adapun hotel non bintang, tamu domestik mencapai 99,29 persen, sementara wisatawan asing hanya 0,71 persen.
BPS menilai, dinamika hunian hotel dan kunjungan wisatawan ini mencerminkan fluktuasi aktivitas pariwisata di Kota Malang menjelang akhir 2025, yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari musim hingga pola perjalanan wisatawan.





















