SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Bupati Malang Drs. HM Sanusi, MM meresmikan tempat usaha pengolahan susu sapi segar PT Makmur Jaya yang berlokasi di Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Jumat (9/1/2026) sore. Kehadiran industri pengolahan ini dipandang sebagai penguat ekosistem ekonomi lokal sekaligus penopang sektor pariwisata di kawasan penyangga jalur wisata Bromo.
Peresmian tersebut dihadiri Kapolres Malang Danang Setiyo Pambudi Sukarno, Owner PT Makmur Jaya Zaky, Komisaris PT Makmur Jaya H. Makhrus Sholeh, jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Malang, para pelaku usaha, serta Forkopimcam Jabung. Pemerintah daerah menilai langkah PT Makmur Jaya sebagai representasi tumbuhnya kewirausahaan berbasis potensi lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan apresiasi atas berdirinya unit usaha pengolahan susu yang dinilai memiliki nilai strategis bagi pengembangan ekonomi wilayah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, mengucapkan selamat dan sukses atas diresmikannya PT Makmur Jaya yang bergerak dalam bidang pengolahan susu,” ujar Sanusi.
Potensi Jalur Alternatif Wisata Bromo
Menurut Bupati Malang, Desa Kemiri Kecamatan Jabung memiliki posisi geografis yang menguntungkan karena berada di jalur alternatif menuju kawasan wisata Bromo, khususnya melalui jalur Nongkojajar. Kondisi ini membuka peluang besar bagi PT Makmur Jaya untuk memasarkan produk olahan susu sapi segar kepada wisatawan yang melintas.
“Para wisatawan nantinya yang akan berwisata ke Bromo melewati jalur Nongkojajar pasti akan melewati PT Makmur Jaya, inilah salah satu peluang untuk dapat memasarkan olahan susu kepada wisatawan menuju Bromo,” jelasnya.
Sanusi menegaskan bahwa pariwisata tidak semata soal destinasi, tetapi juga pengalaman yang dibawa pulang wisatawan. Produk olahan lokal, termasuk susu sapi segar dan turunannya, dinilai mampu menjadi bagian dari identitas dan kenangan khas Kabupaten Malang bagi para pengunjung.
Dukungan Program Nasional dan Ekonomi Lokal
Selain menopang sektor pariwisata, keberadaan PT Makmur Jaya juga diharapkan berkontribusi terhadap program nasional, termasuk penyediaan Makanan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden RI. Pemerintah Kabupaten Malang membuka peluang kolaborasi antara pelaku usaha pengolahan susu dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.
Bupati Malang menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat agar pengembangan produk olahan susu sapi segar terus tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga. Promosi dan pelestarian kekayaan lokal dinilai menjadi tanggung jawab bersama demi memperkuat citra Kabupaten Malang sebagai daerah wisata yang memiliki ciri khas.
Sebagai penutup, Sanusi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi memajukan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Pemerintah daerah optimistis, langkah ini akan memberi efek berantai bagi pertumbuhan usaha, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing Kabupaten Malang.
