SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., menghadiri Pertemuan Rutin PAC Muslimat NU Kordam VII yang meliputi Kecamatan Gedangan, Pagelaran, Bantur, dan Gondanglegi di Gedung Bachelor, Kecamatan Gondanglegi, Minggu (25/1) pagi, sebagai bagian penguatan peran organisasi perempuan Nahdlatul Ulama dalam pendidikan dan pembinaan keluarga menjelang bulan Sya’ban dan Ramadhan.
Dalam kegiatan yang juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaida Sanusi tersebut, ratusan kader Muslimat NU bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, badan otonom, camat, serta unsur Forkopimcam Gondanglegi mengikuti rangkaian pengajian, konsolidasi organisasi, dan kegiatan sosial-keagamaan. Pertemuan rutin ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus refleksi peran strategis Muslimat NU di tingkat akar rumput.
Penguatan Pendidikan Anak Jadi Fokus
Bupati Malang menegaskan, perhatian terhadap pendidikan anak harus menjadi agenda bersama antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai peran keluarga, terutama kaum ibu, sangat menentukan keberhasilan peningkatan kualitas sumber daya manusia, seiring dengan kebijakan daerah yang tengah mengembangkan sekolah-sekolah unggulan.
“Saya meminta kepada seluruh peserta yang hadir dalam pertemuan rutin ini untuk memperhatikan pendidikan anak-anak agar terus belajar dengan giat sehingga memperoleh prestasi terbaik. Dengan capaian nilai yang tinggi, anak-anak dapat melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah unggulan yang berada di Kabupaten Malang,” ujar Sanusi dalam sambutannya, Minggu (25/1).
Selain program daerah, Sanusi juga menyinggung perhatian pemerintah pusat terhadap pendidikan. Di Kabupaten Malang, pemerintah merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini diproyeksikan menjadi instrumen pemerataan akses pendidikan bagi kelompok rentan.
Menurut Sanusi, kebijakan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sarana dan prasarana, pemerataan layanan, serta penguatan karakter dan kompetensi peserta didik. Upaya tersebut, menurutnya, merupakan investasi jangka panjang bagi daya saing daerah.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang terus meningkatkan perhatian dan komitmen terhadap pengembangan pendidikan anak-anak sebagai investasi masa depan daerah,” tegasnya.
Pertemuan rutin PAC Muslimat NU Kordam VII ini mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam menjawab tantangan pendidikan. Dengan pendekatan berbasis keluarga dan komunitas, pemerintah berharap nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap pendidikan dapat berjalan beriringan. Sinergi tersebut dinilai penting agar pembangunan pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda Kabupaten Malang yang berdaya saing dan berakar pada nilai-nilai sosial keagamaan. menekankan peran keluarga dalam mendorong pendidikan anak jelang Ramadhan.





















