SUARAMALANG.COM, Kota Malang— Kegiatan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Jalan Ijen, Kota Malang, ditiadakan sementara pada Minggu (4/1/2026). Dengan ditiadakannya kegiatan tersebut, arus lalu lintas kendaraan bermotor kembali diperbolehkan melintas normal di salah satu kawasan ikonik Kota Malang itu.
Peniadaan sementara CFD dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan lalu lintas dan pengelolaan kawasan, meskipun hingga kini belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait durasi penghentian kegiatan tersebut.
Sejumlah rambu penanda CFD pun tidak tampak terpasang seperti pada Minggu-minggu sebelumnya, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat kembali melintasi Jalan Ijen sejak pagi hari.
Meski demikian, antusiasme warga Kota Malang untuk berolahraga di hari Minggu tidak surut. Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat tetap memadati kawasan sekitar Jalan Ijen dan jalan-jalan alternatif di sekitarnya untuk melakukan aktivitas fisik seperti jogging,
jalan santai, hingga bersepeda. Kebiasaan berolahraga rutin setiap Minggu pagi tampaknya telah mengakar kuat di tengah masyarakat.
Selain berolahraga, sejumlah warga juga tampak berkumpul bersama keluarga, menikmati suasana pagi Kota Malang yang sejuk. Beberapa pedagang kuliner yang biasa berjualan di sekitar kawasan tersebut juga tetap melayani pengunjung, meskipun dengan jumlah yang tidak sebanyak saat CFD diberlakukan penuh.
Salah satu warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, Affizah Aliya, mengungkapkan bahwa peniadaan CFD tidak mengurangi semangatnya untuk tetap beraktivitas di luar rumah setiap Minggu pagi. Menurutnya, olahraga sudah menjadi rutinitas yang sulit ditinggalkan.
“Setiap hari Minggu saya sudah terbiasa lari pagi sambil menikmati udara yang sejuk. Walaupun CFD hari ini ditiadakan, saya tetap datang ke sini. Selain olahraga, bisa sekalian berkumpul dengan keluarga dan menikmati kuliner yang ada di sekitar sini,” ujar Affizah saat ditemui di kawasan Jalan Ijen.
Ia menambahkan, suasana kebersamaan dan gaya hidup sehat yang tercipta dari kegiatan CFD selama ini telah membentuk kebiasaan positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, meskipun kendaraan kembali melintas, warga tetap berupaya mencari ruang aman dan nyaman untuk berolahraga.
Hal senada juga dirasakan oleh sejumlah warga lainnya yang berharap CFD di Jalan Ijen dapat kembali digelar secara rutin. Mereka menilai kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian kecil, khususnya pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima.
Sementara itu, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Ijen terpantau ramai lancar dengan pengawasan petugas. Pengendara diimbau tetap berhati-hati dan memperhatikan keberadaan warga yang berolahraga di sekitar kawasan tersebut.
Pemerintah Kota Malang diharapkan dapat segera memberikan kejelasan terkait pelaksanaan CFD ke depan, mengingat tingginya minat dan manfaat yang dirasakan masyarakat. CFD Jalan Ijen selama ini telah menjadi ruang publik favorit warga untuk berinteraksi, berolahraga, dan menikmati suasana kota tanpa polusi kendaraan bermotor.
Pewarta: *Ali Nopan

















