SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Warga Kota Malang dikejutkan dengan temuan dua jasad janin di Apartemen Begawan, Jalan Raya Tlogomas Nomor 1-3, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Jumat (6/3/2026) malam. Keduanya ditemukan dalam kondisi masih terikat ari-ari di dalam bak septic tank apartemen tersebut.
Penemuan itu bermula saat petugas engineering bersama vendor sedot WC melakukan pembersihan instalasi pengolahan limbah di lantai dasar gedung. Saat proses pembersihan berlangsung, terdengar suara benda jatuh dari saluran pembuangan kloset menuju septic tank.
Rasa penasaran membuat petugas memeriksa sumber suara tersebut. Betapa terkejutnya mereka ketika mendapati benda yang jatuh ternyata dua jasad janin.
Temuan itu langsung dilaporkan ke manajemen apartemen dan diteruskan ke Polsek Lowokwaru. Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama Tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.
Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan hasil identifikasi awal menunjukkan kedua janin berjenis kelamin laki-laki.
“Setelah kita identifikasi, kedua jasad janin tersebut berkelamin laki-laki yang usianya diperkirakan 6 bulan. Masih terdapat ari-ari juga pada kedua janin tersebut,” terang Lukman, dikutip Sabtu (7/2/2026).
Polisi masih mendalami dari kamar mana asal pembuangan tersebut. Pasalnya, sistem saluran pembuangan di apartemen terhubung ke satu instalasi septic tank yang sama, sehingga sulit langsung menelusuri sumbernya.
“Pihak apartemen belum bisa mengetahui dari pipa pembuangan kotoran mana, yang pasti dari saluran pembuangan kamar-kamar apartemen. Jadi masih kita selidiki asalnya dari kamar yang mana,” jelasnya.
Saat ini, kedua jasad janin telah dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
“Jasad kedua janin tersebut sekarang sudah dibawa ke kamar jenazah RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar). Kita juga melakukan pendalaman untuk mengungkap kasus ini,” tutup Lukman.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penelusuran di lingkungan apartemen untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga membuang kedua janin tersebut.
Sumber: IDN Times





















