SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) menggelar Pengabdian Masyarakat Terpadu (Pengmasdu) bertajuk SEHATI atau Sehatkan Hewan Ternak dan Hewan Kecil di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan ini menghadirkan program edukasi dan vaksinasi untuk meningkatkan kesehatan hewan ternak sekaligus mencegah penyebaran penyakit. Puluhan peternak yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Peternak (Gapoknak) Kecamatan Dau mengikuti rangkaian acara sejak pagi.
Program ini memperkuat peran Universitas Brawijaya dalam mendukung masyarakat melalui pendidikan, riset, dan pengabdian. Di sisi lain, konsep kesehatan hewan yang diterapkan juga sejalan dengan pendekatan One Health, yang menekankan keterkaitan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
Dosen FKH UB Berikan Edukasi Penyakit dan Vaksinasi
FKH UB membagi kegiatan menjadi dua sesi penyuluhan ilmiah. drh. Dwi Kristanto, M.Sc. memaparkan materi mengenai penyakit pada hewan ternak, sedangkan drh. Widi Nugroho, Ph.D. menjelaskan pentingnya vaksinasi sebagai langkah pencegahan.
Para peternak aktif mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi. FKH UB juga menyerahkan bantuan kepada Gapoknak Kecamatan Dau yang disaksikan seluruh pemangku kepentingan yang hadir.
FKH UB Libatkan Pemerintah dan Penyuluh Lapangan
Dekan FKH UB, drh. Dyah Ayu Oktavianie A.P., M.Biotech, membuka kegiatan tersebut secara resmi. Kepala Desa Gadingkulon, Wahyu Eddy Prianto, perwakilan Kecamatan Dau, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, serta Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Dau turut menghadiri acara.
Kolaborasi itu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok peternak dalam meningkatkan kualitas kesehatan hewan di tingkat lokal.
Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Kerugian Peternak
Dyah Ayu menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat menjadi bentuk tanggung jawab perguruan tinggi kepada masyarakat. Ia berharap edukasi dan vaksinasi dapat membantu peternak menerapkan praktik pemeliharaan yang baik sekaligus menekan risiko kerugian akibat wabah penyakit.
Menurutnya, kesehatan hewan yang terjaga akan mendukung produktivitas peternakan dan memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Selaras dengan Target Pembangunan Berkelanjutan
Pengmasdu SEHATI mendukung sejumlah tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berkontribusi pada upaya mengurangi kerawanan pangan melalui peningkatan kesehatan ternak serta mendorong pendidikan nonformal berbasis komunitas.
Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat kemitraan antara institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat. FKH UB berharap kolaborasi semacam ini mampu menciptakan sistem peternakan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Malang.
