SUARAMALANG.COM, Kota Batu – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Latjifah Shohib, menghadiri Haul Para Masyayih yang dirangkaikan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung An-Nur, Kota Batu, Rabu (7/1) malam. Kegiatan keagamaan tahunan ini berlangsung khidmat dan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah daerah, ulama, serta masyarakat lintas wilayah di Malang Raya.
Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Batu, Ketua DPRD Kota Batu, para alim ulama, pengasuh dan jajaran pengurus Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai daerah. Kehadiran unsur pimpinan daerah dan tokoh agama menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan sosial.
Tradisi Bulan Rajab yang Sarat Makna
Haul para masyayih di Masjid Agung An-Nur merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan Rajab. Selain menjadi sarana doa bersama untuk para ulama dan pendiri pesantren, kegiatan ini juga dirangkai dengan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang sarat dengan pesan spiritual dan keteladanan.
Dalam tradisi keagamaan masyarakat, peringatan Isra’ Mi’raj kerap dipadukan dengan haul dan pengajian akbar. Momentum ini tidak hanya memperkuat keimanan umat, tetapi juga menjadi media refleksi atas perjalanan dakwah Rasulullah SAW serta peran para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam yang damai dan menyejukkan.
Pesan Keteladanan dan Persatuan
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan tahlil, istighotsah, sholawat Nabi, serta tausiyah keagamaan. Jamaah diajak meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menelusuri kembali perjuangan para masyayih dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, pesan persatuan dan ukhuwah Islamiyah menjadi benang merah tausiyah. Jamaah diingatkan akan pentingnya menjaga kerukunan, saling menghormati perbedaan, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah dinamika masyarakat modern.
Ruang Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat
Bagi pemerintah daerah, kegiatan haul dan peringatan hari besar keagamaan memiliki makna strategis. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap tradisi religius masyarakat, acara ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah, ulama, dan warga.
Melalui forum keagamaan semacam ini, pemerintah daerah juga berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat, mendengar aspirasi secara langsung, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk terus menghormati dan meneladani para ulama serta orang-orang saleh yang telah berjasa besar dalam kehidupan beragama dan sosial.
Pemerintah berharap, nilai-nilai spiritual yang tumbuh dari peringatan Isra’ Mi’raj dan Haul Para Masyayih ini dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan harmoni sosial di wilayah Malang Raya dan sekitarnya.
