SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Harapan warga SD Negeri 1 Srigonco, Kecamatan Bantur, akhirnya mulai menemukan titik terang. Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang bersama tim konsultan melakukan survei lapangan sebagai langkah awal persiapan pembangunan ruang kelas dan pagar pengaman sekolah yang terdampak proyek pelebaran jalan.
Survei dilaksanakan pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di lingkungan SDN 1 Srigonco. Kegiatan tersebut dihadiri tiga orang dari tim Dinas Cipta Karya dan konsultan, didampingi Kepala SDN 1 Srigonco, perwakilan Kecamatan Bantur, serta perwakilan Pemerintah Desa Srigonco.
Dalam kegiatan itu, tim melakukan pengukuran terhadap area ruang kelas yang sebelumnya terpotong akibat proyek pelebaran jalan nasional. Selain itu, pengukuran juga dilakukan untuk pembangunan pagar sekolah yang menjadi kebutuhan mendesak demi menjamin keselamatan siswa dari lalu lintas kendaraan yang melintas di depan sekolah.
Staf Dinas Cipta Karya, Novin S, menjelaskan bahwa survei tersebut merupakan bagian dari proses persiapan sebelum pembangunan dilaksanakan.
“Kami dari Dinas Cipta Karya bersama konsultan melakukan pengukuran ruang yang terpotong. Hasilnya akan kami sampaikan kepada pimpinan, dan mudah-mudahan tahun ini segera terealisasi. Untuk waktu pelaksanaan nanti menjadi kewenangan pimpinan.
Ruang Kelas yang Tergusur Segera Dibangun
Prioritas pembangunan adalah ruang yang terpotong dan pagar sekolah sebagai pengamanan murid karena adanya lalu lalang kendaraan,” ujar Novin.
Ia menambahkan, ruang belajar yang direncanakan memiliki ukuran sekitar 7 x 7 meter, sedangkan pagar sekolah yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 30 meter.
Menurut Novin, usulan pembangunan tersebut telah disepakati untuk diajukan kepada pimpinan. Sementara mengenai besaran anggaran yang dibutuhkan, pihaknya belum dapat menyampaikan karena masih menunggu keputusan dari pimpinan.
Survei ini menjadi sinyal positif bagi percepatan penanganan dampak proyek pelebaran jalan terhadap SDN 1 Srigonco. Warga sekolah berharap proses administrasi segera rampung sehingga pembangunan ruang belajar dan pagar pengaman dapat segera direalisasikan demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.
Pewarta: *Deni Robi
