Iklan

Hunian Hotel Kota Batu Lesu Jelang Malam Tahun Baru, Target 90 Persen Tak Tercapai

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Batu – Pelaku industri perhotelan di Kota Batu menghadapi situasi berbeda pada malam pergantian tahun 2026. Alih-alih penuh seperti tahun-tahun sebelumnya, tingkat hunian hotel justru menunjukkan tren penurunan dan belum mampu menembus angka 70 persen hingga jelang malam tahun baru.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu mencatat, okupansi hotel pada momen akhir tahun kali ini turun cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunannya bahkan mencapai sekitar 20 persen.

Iklan

Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi, mengungkapkan bahwa hingga Rabu (31/12/2025) siang, tingkat keterisian kamar hotel masih jauh dari ekspektasi. Kondisi ini berbanding terbalik dengan malam tahun baru tahun sebelumnya yang nyaris penuh.

“Okupansi menurun dari tahun lalu. Kalau data tahun lalu, okupansi saat malam pergantian tahun mencapai 90 persen, namun tahun ini masih kurang dari 70 persen,” kata Sujud dikutip Kompascom, Kamis (1/1/2026).

Penurunan tidak hanya terjadi saat malam tahun baru. Pada momen libur Natal 2025, tren serupa juga dirasakan oleh pelaku usaha hotel di Kota Batu. Jika pada Natal tahun sebelumnya tingkat hunian bisa menyentuh 90 persen, tahun ini angkanya turun cukup jauh.

“Jika di rata-rata tahun 2024 lalu bisa sampai dengan 70 persen okupansi libur Nataru. Sedangkan tahun ini kurang dari 60 persen,” tambah Sujud.

Menurut Sujud, merosotnya okupansi hotel tak lepas dari berbagai faktor. Namun, daya beli masyarakat disebut menjadi penyebab utama menurunnya minat menginap wisatawan. Selain itu, persaingan destinasi wisata juga semakin ketat seiring berkembangnya sektor pariwisata di berbagai daerah lain.

“Banyak faktor yang mempengaruhi penurunan okupansi. Tapi yang terutama adalah menurunnya daya beli masyarakat. Di samping itu, sekarang semakin banyak pembangunan pariwisata di kabupaten atau kota lain, bahkan di provinsi lain,” kata Sujud.

Meski demikian, pelaku perhotelan di Kota Batu masih menyimpan harapan adanya peningkatan okupansi pada akhir pekan ini. Seperti wisatawan yang datang secara spontan atau tanpa reservasi sebelumnya masih diharapkan bisa mendongkrak angka hunian.

PHRI pun mendorong hotel-hotel agar lebih kreatif dalam menarik minat tamu, salah satunya dengan menghadirkan beragam acara hiburan khusus malam tahun baru.

“Semoga nanti sore ada tambahan lagi. Baik dari walk in guests (WiG) ataupun Free Independent Traveller (FIT). Karena target kami okupansi mencapai 90 persen saat momen Nataru,” pungkas Sujud.

Iklan
Iklan
Iklan