Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI di Malang Jadi Ajang Pemersatu Warga Peradilan, Dongkrak Hunian Hotel dan Wisata

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung (MA) RI di Kota Malang tak hanya menjadi ajang adu prestasi para insan peradilan. Event nasional tersebut juga memberikan dampak ekonomi signifikan bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pariwisata di Malang Raya.

Momentum Memperkuat Silaturahmi

Ketua Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Pusat, Dr. H. Prim Haryadi, SH, MH, mengatakan kejuaraan yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia itu menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan solidaritas keluarga besar peradilan.

Menurutnya, PTWP bukan sekadar wadah olahraga, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan aparatur peradilan dari seluruh Indonesia.

“PTWP merupakan rumah besar yang mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani aparatur peradilan di seluruh Indonesia,” ujar Prim Haryadi saat pembukaan Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI di Kota Malang, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, turnamen tersebut merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Mahkamah Agung RI sekaligus upaya menjaga kekompakan antarwarga peradilan.

Prim menegaskan, penyelenggaraan kejuaraan dilakukan secara mandiri melalui semangat gotong royong tanpa melibatkan sponsor eksternal.

“Turnamen ini terselenggara melalui kebersamaan warga peradilan sehingga independensi organisasi tetap terjaga,” katanya.

Untuk menjangkau peserta dan keluarga besar peradilan yang tidak hadir langsung di Malang, panitia juga menyiapkan layanan siaran langsung pertandingan.

“Dari Kota Malang kami ingin menunjukkan bahwa warga peradilan adalah insan yang sehat jasmani dan rohani, kuat profesionalismenya, kokoh integritasnya, serta menjunjung tinggi nilai keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai penyelenggaraan Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI membawa efek berganda bagi perekonomian daerah.

Menurut Khofifah, kehadiran ribuan peserta, official, dan keluarga yang datang ke Malang memberikan kontribusi nyata terhadap perputaran ekonomi lokal.

“Hari ini keramaian di Kota Malang, Malang Raya, dan Jawa Timur memberikan berkah yang luar biasa. Hotel-hotel penuh, restoran ramai, transportasi bergerak, dan destinasi wisata mendapat limpahan kunjungan,” kata Khofifah.

Ia menyebut Jawa Timur selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, keberagaman, dan moderasi. Karena itu, kejuaraan nasional tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antarsesama warga peradilan dari berbagai daerah.

“Ini adalah bumi yang menyemai nilai-nilai persaudaraan, persatuan, dan keberagaman. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan semakin memperkuat solidaritas kebangsaan,” ujarnya.

Gubernur Mengajak Peserta Menikmati Wisata

Khofifah juga mengajak peserta memanfaatkan kesempatan untuk menikmati berbagai destinasi wisata unggulan di Malang dan Jawa Timur selama mengikuti kejuaraan.

Dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia, Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA RI dinilai semakin memperkuat posisi Kota Malang sebagai salah satu destinasi sport tourism nasional yang mampu menggabungkan olahraga, pariwisata, dan penguatan jejaring antarlembaga.

Selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga peradilan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor jasa, perhotelan, kuliner, dan pariwisata.

Pewarta:*Halim Ali

Exit mobile version