Kota Batu Siap Diserbu Petani-Nelayan Se-Indonesia, Ada Hajatan Nasional September 2026

SUARAMALANG.COM, Kota Batu – Kota Batu bersiap jadi tuan rumah pertemuan akbar petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) merancang Rembug Paripurna KTNA Nasional pada 19–23 September 2026, yang diproyeksikan menyedot perwakilan dari berbagai daerah.

Rencana hajatan berskala nasional itu mencuat dalam audiensi pengurus KTNA Kota Batu dengan Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto. Pemerintah Kota Batu pun memberi sinyal dukungan penuh.

Menurut Heli, kehadiran ribuan peserta dari sektor pangan bukan sekadar agenda organisasi, melainkan peluang besar bagi daerah.

“Ini membawa banyak manfaat. Selain menggerakkan sektor pertanian, juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata, okupansi hotel, serta menggeliatkan UMKM. Sekaligus menjadi ajang promosi pertanian Kota Batu di tingkat nasional,” ujar Heli, dikutip Times Indonesia, Sabtu (21/2/2026).

Rembug Paripurna ini dirancang sebagai forum strategis. Selain menjadi ruang silaturahmi nasional, kegiatan tersebut juga menjadi wadah menyerap aspirasi petani dan nelayan, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan di bidang pertanian dan perikanan.

KTNA menargetkan forum ini mampu memperkuat posisi pelaku sektor pangan dalam menyampaikan gagasan langsung di level nasional.

Heli menambahkan, Kota Batu memiliki banyak potensi pertanian yang layak ditampilkan kepada peserta dari berbagai provinsi. Salah satunya melalui program Cooperative Smart Agriculture Ecosystem (Coo SAE), yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam penguatan ekosistem pertanian modern.

Dengan latar belakang sebagai kota wisata sekaligus sentra hortikultura, Batu dinilai punya daya tarik tersendiri untuk menjamu tamu nasional.

“Jika terealisasi sesuai jadwal, Kota Batu tak hanya menjadi tuan rumah pertemuan nasional, tetapi juga jadi panggung promosi potensi pertanian daerah di hadapan perwakilan sektor pangan dari seluruh Indonesia,” tutur Heli.Jika agenda ini berjalan sesuai rencana, September 2026 bisa menjadi momentum strategis bagi Kota Batu, bukan hanya menguatkan jaringan petani dan nelayan nasional, tetapi juga mendongkrak ekonomi lokal lewat efek domino pariwisata dan UMKM.

Exit mobile version