Hari Pers Nasional 2026_970 x 250 px

Kronologi Kandang Ayam 2 Lantai di Malang Ambruk, 2 Pekerja Tewas Tertimbun

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Aktivitas pagi di sebuah peternakan ayam di Kabupaten Malang berubah menjadi tragedi. Bangunan kandang dua lantai di Dusun Pijiombo RT02/RW11, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, mendadak ambruk dan menewaskan dua pekerja.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (24/2/2026) pagi. Saat kejadian, lima pekerja berada di dalam bangunan bertingkat yang ditopang rangka kayu. Struktur tiba-tiba runtuh dan material bangunan langsung menimpa para pekerja.

Iklan

Dua korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Mereka adalah RH (24), warga Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, serta TR (20), warga Desa Kromengan, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Tiga pekerja lainnya berhasil diselamatkan meski mengalami luka.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, membenarkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Berdasarkan hasil informasi, kandang ayam milik Pak Wawan ambruk di karenakan bagian belakang utara mengalami amblas, kapasitas yg berlebihan,” kata Sadono, dikutip metrotvnews.com, Rabu (25/2/2026).

Tak lama setelah laporan diterima, aparat dari Polres Malang turun ke lokasi. Garis polisi dipasang untuk mengamankan area yang masih rawan runtuhan.

Kasi Humas Polres Malang Bambang Subinajar mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” ujar AKP Bambang Subinajar.

Korban selamat langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara jenazah dua korban meninggal telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga bangunan tak mampu menahan beban. Konstruksi kandang diketahui menggunakan sistem dua lantai dengan penyangga kayu.

“Dugaan awal karena kelebihan beban pada struktur bangunan dengan sistem dua lantai dan penyangga kayu. Kami masih mendalami apakah ada faktor lain,” tegas Bambang.

Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti. Penyelidikan masih berlanjut, termasuk menelusuri aspek teknis konstruksi hingga kemungkinan adanya unsur kelalaian.

“Penyelidikan masih terus kami dalami untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana maupun kelalaian yang mengakibatkan korban jiwa,” tegas Bambang.

Iklan
Iklan
Iklan