SUARAMALANG.COM, Jawa Tengah – Semarang, Yogyakarta, dan Solo menjadi tiga kota yang bisa dirangkai dalam satu perjalanan keluarga yang efisien. Selain jaraknya berdekatan, ketiganya juga terhubung dengan infrastruktur jalan yang sangat baik.
Libur kenaikan kelas 22 Juni–12 Juli 2026 menjadi waktu yang tepat untuk menjelajahi kawasan ini. Dalam satu perjalanan, keluarga bisa menikmati wisata modern, edukasi budaya, hingga kuliner khas Jawa Tengah.
Selain itu, rute ini cocok untuk anak-anak karena waktu tempuh antar kota relatif singkat. Karena itu, perjalanan terasa lebih nyaman tanpa membuat anak cepat lelah.
Hari 1: Semarang – Wahana Modern dan Wisata Sejarah
Semarang kini tidak hanya dikenal sebagai kota transit. Sebaliknya, kota ini menawarkan banyak pilihan wisata keluarga yang menggabungkan hiburan dan edukasi.
Pagi: Saloka Theme Park. Destinasi ini menjadi salah satu taman rekreasi keluarga terbesar di Jawa Tengah. Saloka menghadirkan 25 wahana yang terbagi dalam lima zona tematik.
Anak-anak bisa menikmati komidi putar, kereta mini, hingga berbagai wahana edukasi berbasis sains. Selain itu, area taman yang luas membuat keluarga lebih leluasa beraktivitas.
Sore: Kota Lama Semarang. Setelah bermain wahana, lanjutkan perjalanan ke kawasan Kota Lama. Area ini menawarkan bangunan kolonial yang ikonik dan suasana yang nyaman untuk berjalan kaki.
Selain berfoto, keluarga bisa mengunjungi Gereja Blenduk dan berbagai kafe bergaya retro yang tersebar di kawasan tersebut.
Malam: Tutup hari pertama dengan menikmati lumpia Semarang. Sementara itu, Lumpia Gang Lombok tetap menjadi salah satu destinasi kuliner favorit wisatawan.
Hari 2: Semarang – Dusun Semilir dan Cimory on the Valley
Pagi: Dusun Semilir Eco Park. Tempat wisata ini memadukan konsep alam, kuliner, dan hiburan keluarga dalam satu kawasan.
Ikon stupa raksasa di pintu masuk langsung menarik perhatian pengunjung. Selain itu, tersedia Prosotan Pelangi, jembatan kaca, Sky View, taman burung, dan kereta mini.
Siang: Cimory on the Valley. Setelah itu, lanjutkan perjalanan menuju Cimory Dairyland di Bergas.
Di lokasi ini, anak-anak bisa belajar proses pemerahan susu dan mengenal peternakan modern. Selain itu, tersedia Mini Zoo, Mini Waterpark, ATV, serta berbagai wahana edukatif lainnya.
Menjelang sore, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Yogyakarta melalui jalan tol. Karena itu, keluarga masih memiliki cukup waktu untuk beristirahat setelah check-in hotel.
Hari 3: Yogyakarta – Wisata Edukasi dan Budaya
Pagi: Taman Pintar Yogyakarta. Destinasi ini menjadi salah satu tujuan favorit saat liburan sekolah.
Anak-anak dapat mencoba berbagai eksperimen sains, teknologi, dan permainan edukatif yang dirancang secara interaktif. Selain menyenangkan, aktivitas tersebut juga membantu meningkatkan rasa ingin tahu mereka.
Siang: Keraton Yogyakarta. Setelah itu, ajak anak mengenal sejarah dan budaya Jawa melalui kunjungan ke Keraton Yogyakarta.
Pengunjung dapat melihat koleksi kereta kerajaan serta berbagai artefak bersejarah. Selain itu, pemandu wisata siap menjelaskan sejarah setiap koleksi yang dipamerkan.
Sore: Nikmati suasana Malioboro dan Pasar Beringharjo. Selain berbelanja, keluarga bisa mencicipi berbagai kuliner khas Yogyakarta.
Hari 4: Yogyakarta – Prambanan dan Kids Fun Park
Pagi: Candi Prambanan. Kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini menawarkan pengalaman wisata sejarah yang menarik.
Anak-anak biasanya tertarik pada kisah Ramayana yang melekat dengan kawasan candi. Selain itu, area yang luas membuat mereka lebih bebas mengeksplorasi lingkungan sekitar.
Siang: Kids Fun Park. Setelah itu, lanjutkan kunjungan ke taman bermain keluarga yang menghadirkan berbagai wahana anak dan wahana keluarga.
Di sisi lain, Ibarbo Aviary memberi kesempatan kepada anak-anak untuk berinteraksi langsung dengan berbagai satwa jinak melalui aktivitas memberi makan.
Sore: Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Solo yang hanya berjarak sekitar satu jam berkendara dari Yogyakarta.
Hari 5: Solo – Wisata Budaya dan Kuliner Khas
Hari terakhir sebaiknya diisi dengan aktivitas yang lebih santai. Karena itu, Solo menjadi penutup perjalanan yang ideal.
Pagi: Keraton Kasunanan Surakarta. Keraton ini menawarkan suasana yang lebih tenang dibanding sejumlah destinasi wisata lain.
Selain menikmati bangunan bersejarah, keluarga dapat mempelajari budaya Jawa melalui berbagai koleksi yang tersimpan di dalam kompleks keraton.
Siang: Pasar Gede Solo. Setelah itu, lanjutkan wisata kuliner dan oleh-oleh di Pasar Gede.
Anak-anak bisa mencicipi serabi Solo, nasi liwet, maupun wedang jahe. Sementara itu, orang tua dapat berburu batik dan produk UMKM lokal.
Sore: Perjalanan pulang dapat dilakukan melalui jalur kereta api maupun jalan tol Trans Jawa.
Tips Khusus Perjalanan Bersama Anak
Bagi perjalanan menjadi beberapa segmen pendek. Karena anak-anak mudah bosan, berhentilah setiap 1,5 hingga 2 jam untuk beristirahat.
Pilih hotel yang memiliki kolam renang. Selain menjadi sarana rekreasi tambahan, kolam renang juga membantu anak mengeluarkan energi setelah beraktivitas seharian.
Siapkan hiburan selama perjalanan. Oleh sebab itu, bawalah tablet berisi film offline, buku aktivitas, dan camilan favorit anak.
Beli batik di Solo. Harga batik di Pasar Klewer maupun Pasar Gede biasanya lebih kompetitif dibanding kawasan wisata Yogyakarta.
Liburan Edukatif yang Lengkap dalam Satu Perjalanan
Perjalanan Semarang–Yogyakarta–Solo menawarkan kombinasi wisata yang sulit ditemukan di daerah lain. Selain menghadirkan hiburan modern, rute ini juga memperkenalkan sejarah, budaya, dan kuliner kepada anak-anak.
Karena itu, itinerary lima hari ini cocok menjadi pilihan selama liburan sekolah 2026. Dengan perencanaan yang tepat, keluarga bisa menikmati pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif tanpa harus bepergian terlalu jauh.
