Lobi H-1 Musorkablub KONI Kabupaten Malang, Isu “Serangan Fajar” Mencuat

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Sehari menjelang Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Malang yang digelar di Gedung DPRD, Sabtu (14/2/2026), tensi persaingan antara dua kandidat ketua, Darmadi dan Zia’ul Haq, kian menghangat di tingkat cabang olahraga (Cabor).

Sejumlah Ketua Cabor mengaku menerima komunikasi intensif dari masing-masing kubu calon, baik secara langsung maupun melalui tim pendukung. Lobi-lobi informal disebut berlangsung hingga malam penentuan, memicu dinamika yang tidak biasa dibanding musyawarah sebelumnya.

Salah seorang Ketua Cabor yang dikenal sebagai pendukung Zia’ul Haq mengungkapkan adanya ajakan pertemuan menjelang Musorkablub.

“Mereka mengajak ngopi malam ini, tapi kita kan paham arahnya.”

Ia bahkan mengaku kelelahan menerima telepon dari berbagai pihak.

“Rasanya, HP saya ini mau saya matikan saja, biar tak diteleponi terus.”

Menurutnya, kontestasi kali ini memiliki atmosfer berbeda.

“Memang, kompetisi antara Pak Darmadi sama Pak Zia ini, terasa lain.”
“Para Ketua Cabor merasakan nuansa kompetitifnya cukup seru.”

Konsolidasi 47 Cabor dan Isu “Serangan Fajar”

Di sisi lain, kubu Darmadi menyatakan telah melakukan konsolidasi internal guna memastikan soliditas dukungan. Sulastiman, pelatih sekaligus Ketua Cabor Gulat yang dituakan di lingkungan KONI Kabupaten Malang, menegaskan barisan pendukung tidak akan terpengaruh isu-isu yang berkembang.

“Untuk 47 Cabor, pendukung Pak Darmadi, malam ini akan kami buat tak akan tergoda dengan serangan fajar dari lawan.”

Istilah “serangan fajar” pun menjadi perbincangan di kalangan Ketua Cabor, meski belum ada konfirmasi resmi terkait adanya praktik tersebut. Isu itu beredar sebagai bagian dari dinamika kompetisi menjelang pemungutan suara.

Atmosfer Musorkablub kali ini disebut-sebut lebih menyerupai kontestasi politik dibanding agenda rutin organisasi olahraga. Intensitas komunikasi, konsolidasi dukungan, hingga manuver lobi menunjukkan tingginya pertaruhan dalam pemilihan ketua KONI Kabupaten Malang periode berikutnya.

Pemungutan suara yang dijadwalkan Sabtu (14/2/2026) diprediksi berlangsung ketat, dengan dua kandidat sama-sama mengklaim basis dukungan signifikan. Hasil Musorkablub akan menentukan arah kepemimpinan dan strategi pembinaan olahraga di Kabupaten Malang ke depan.

Exit mobile version