Iklan

Lonjakan Harga Emas Tekan Inflasi Kota Malang 2025

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kenaikan harga emas perhiasan menjadi faktor paling dominan yang menekan laju inflasi di Kota Malang sepanjang 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, komoditas tersebut memberi kontribusi terbesar terhadap inflasi tahunan yang mencapai 2,81 persen.

Kepala BPS Kota Malang Umar Sjaifudin menyebut, sepanjang tahun kalender 2025 harga emas melonjak tajam hingga 61,73 persen. Lonjakan tersebut berdampak langsung terhadap inflasi dengan andil mencapai 0,90 persen.

Iklan

“Inflasi tahunan di Kota Malang sebesar 2,81 persen dan komoditas yang paling utama menyumbang inflasi adalah emas perhiasan dengan 61,73 persen dan andilnya 0,90 persen,” kata Umar, dikutip Kantor Berita Antara, Senin (5/1/2026).

Selain emas, tekanan inflasi juga datang dari sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Beras tercatat mengalami kenaikan harga sebesar 5,75 persen dengan andil inflasi 0,22 persen.

Kenaikan harga bahan bakar rumah tangga juga ikut memengaruhi, yakni naik 10,49 persen dengan kontribusi inflasi 0,15 persen.

Komoditas pangan lain yang turut menyumbang inflasi adalah cabai rawit yang melonjak 36,95 persen dengan andil 0,09 persen, serta daging ayam ras yang naik 5,34 persen dengan andil 0,08 persen.

Tak hanya itu, BPS mencatat kenaikan harga sigaret kretek mesin (SKM) sebesar 3,95 persen yang menyumbang inflasi 0,07 persen. Harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan 5,8 persen dengan andil 0,06 persen.

Sementara itu, cabai merah naik 33,47 persen dengan kontribusi inflasi 0,05 persen. Harga bensin tercatat meningkat 0,83 persen dengan andil 0,05 persen, disusul santan yang melonjak 31,33 persen dengan kontribusi 0,04 persen.

Meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan signifikan, Umar menegaskan kondisi inflasi di Kota Malang masih tergolong terkendali dan berada dalam rentang target yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah pusat.

“Inflasi yang bagus itu 1,5 persen sampai 3,5 persen. Intinya inflasi kota malang masih berada di ring target dari BI maupun pemerintah,” ucapnya.

BPS Kota Malang juga mencatat, pada Desember 2025 inflasi bulanan tercatat sebesar 0,56 persen secara month to month (mtm). Sementara inflasi tahunan atau year on year (yoy) berada di angka 2,81 persen.

Capaian tersebut menunjukkan tekanan harga di Kota Malang sepanjang 2025 masih dalam kondisi relatif stabil, meski diwarnai lonjakan tajam pada sejumlah komoditas strategis, khususnya emas perhiasan.

Iklan
Iklan
Iklan