SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Nama Ranjiv AA Sihombing mencuri perhatian dalam prosesi wisuda Universitas Brawijaya (UB), Minggu (18/1/2026). Alumni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UB itu dinobatkan sebagai lulusan terbaik Fakultas Pertanian Tahun Akademik 2025/2026 dengan capaian IPK 3,95.
Tak hanya berprestasi secara akademik, Ranjiv juga dikenal sebagai sosok muda di balik lahirnya NexGen Innovators (NGI), sebuah ruang kolaborasi bagi generasi muda lintas daerah dan universitas untuk mengembangkan ide, karya, serta kepemimpinan.
Ranjiv sebelumnya juga meraih predikat juara pertama Mahasiswa Berprestasi Fakultas Pertanian UB 2024 (Mawapres). Sejak 2024, ia mulai mempelopori NexGen sebagai wadah pemersatu inovator muda yang ingin memberi dampak nyata lewat gagasan mereka.
“NexGen didirikan pada tahun 2024 bersama para inovator di dunia kompetisi. Kami berasal dari universitas dan wilayah yang berbeda, tetapi memiliki visi yang sama, jadi kami ingin membangun NexGen sebagai komunitas yang menyatukan para inovator muda untuk mewujudkan impian mereka,” kata Ranjiv.
NexGen Innovators lahir dari gagasan Ranjiv bersama lima rekannya yang aktif di dunia kompetisi ilmiah. Meski berasal dari kampus serta wilayah berbeda, mereka memiliki tujuan serupa, membangun komunitas bagi inovator muda yang berani bermimpi besar.
Platform ini dirancang menjadi ruang belajar bersama sekaligus tempat tumbuhnya ide-ide kreatif yang dapat diwujudkan menjadi karya nyata.
Selain NexGen, Ranjiv juga mengembangkan sejumlah platform pendidikan dan bisnis pertanian, seperti @nexgen_ind, @goecosac_, hingga @ecosac_mentoringcompetition.
Melalui inisiatif tersebut, ia bersama timnya berfokus mempersiapkan siswa untuk kompetisi ilmiah tingkat nasional maupun internasional. Di saat yang sama, mereka mendorong inovasi berbasis bahan lokal untuk mendukung bisnis pertanian berkelanjutan di bawah merek ECOSAC.
“Saat ini, saya dan tim NexGen fokus pada mempersiapkan siswa agar siap mengikuti kompetisi ilmiah, sekaligus berinovasi menggunakan bahan-bahan lokal ke dalam bisnis pertanian ECOSAC yang berorientasi pada pertanian berkelanjutan dan pembangunan pedesaan,” jelasnya.
Bagi Ranjiv, NexGen bisa menjadi ruang untuk belajar sekaligus melayani. Ia menilai banyak anak muda memiliki visi besar, namun sering terhambat oleh kurangnya kesempatan dan keberanian untuk memulai.
“Alasan saya menjadi mentor dan pendiri beberapa platform adalah untuk menyediakan platform bagi Ranjiv junior lainnya yang benar-benar visioner dan ambisius, bahkan melampaui saya, tetapi yang belum berani mengambil langkah pertama atau belum menemukan platform yang tepat,” katanya.
Ranjiv pun menekankan pentingnya sikap rendah hati dan saling peduli dalam perjalanan meraih mimpi.
“Jadi, tetaplah bersikap baik, rendah hati, dan saling peduli satu sama lain,” katanya.
Setelah lulus, Ranjiv tetap aktif menjalankan perannya di NexGen sembari mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi Master di luar negeri.
“Saat ini saya fokus mempersiapkan diri untuk gelar Master di luar negeri. Untuk sekarang, saya tidak fokus bekerja penuh waktu karena saya ingin merencanakan jalur gelar Master saya terlebih dahulu, dan mudah-mudahan, saya akan segera diterima,” katanya.
Di sela proses tersebut, ia juga aktif bekerja lepas di bidang pemasaran serta terlibat dalam kegiatan sukarela sebagai mentor pengembangan karier, terutama dalam kompetisi ilmiah dan program magang.
Ranjiv menganggap perjalanan selama kuliah, termasuk pasang surut di organisasi dan kompetisi, menjadi bekal penting untuk menentukan langkah berikutnya.
“Pasang surut selama kuliah sangat bermanfaat bagi saya sekarang. Pengalaman itu berfungsi sebagai modal dan batu loncatan untuk melanjutkan perjalanan yang lebih menantang setelah lulus,” katanya.
Ia percaya keberanian menghadapi tantangan adalah kunci untuk melangkah lebih jauh, bahkan hingga tingkat internasional.
“Segalanya mungkin tampak sulit, tetapi segala sesuatu akan terasa mungkin ketika kita berani menghadapi tantangan. Yang terpenting adalah tantangan itu sendiri dan keberanian untuk terus maju,” ucap Ranjiv.
