Malang Bersiap Diserbu 1.000 Bus Harlah 1 Abad NU, Ini Titik Drop Zone dan Parkirnya

SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kota Malang mulai bersiap menghadapi kedatangan ribuan jemaah yang akan mengikuti Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad NU. Pusat kegiatan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gajayana, dengan arus kendaraan besar-besaran diperkirakan masuk ke kota dalam beberapa hari ke depan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang kini tengah mematangkan rekayasa lalu lintas, termasuk menyiapkan titik drop zone, kantong parkir bus, hingga lokasi transit bagi peserta.

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, survei lapangan sudah dilakukan bersama Polresta Malang Kota dan Polda Jawa Timur. Sejumlah skema masih dalam tahap finalisasi karena waktu persiapan yang cukup terbatas.

“Kemarin sudah kita survei bersama Polresta dan Polda. Ini masih bagian dari rencana dan akan kita finalkan, mengingat waktu yang sangat sempit,” ujar Widjaja.

Widjaja menyebut tantangan terbesar adalah lonjakan jumlah kendaraan yang masuk. Estimasi sementara, hampir 1.000 unit bus akan berdatangan, belum termasuk mobil pribadi para jemaah.
Dengan kondisi ruas jalan yang terbatas, Dishub mengoptimalkan berbagai titik strategis untuk dijadikan lokasi penurunan penumpang sekaligus parkir dan transit.

Beberapa ruas yang disiapkan untuk drop zone dan parkir bus antara lain kawasan Jalan Ijen, Jalan Semeru, serta Jalan Simpang Balapan. Sementara kantong parkir tambahan disiapkan di sejumlah titik seperti Rampal, Islamic Center, Jalan Wilis, Ratawu, hingga Jalan Veteran.

Dishub juga melibatkan banyak unsur untuk mendukung kelancaran acara, mulai dari dinas lain hingga perangkat wilayah di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Ini bukan hanya tugas Dishub atau Polresta saja. Semua pihak terlibat karena kita adalah tuan rumah,” tegasnya.

Dishub memberi gambaran teknis untuk rombongan besar yang datang dari luar daerah. Salah satunya peserta dari Surabaya yang diperkirakan masuk Kota Malang pada 7 Februari sekitar pukul 18.00–19.00 WIB.

Rombongan ini nantinya diarahkan menuju drop zone di Jalan Simpang Ijen, dengan titik transit di Bakorwil Malang. Sementara bus akan diparkir di kawasan Jalan Simpang Balapan.

Untuk mengurangi kepadatan di sekitar lokasi utama, sejumlah ruas jalan di sekitar Stadion Gajayana akan disterilkan dari kendaraan.

Jalan Besar Ijen, Jalan Tangkuban Perahu, dan Jalan Semeru termasuk yang disiapkan untuk pengamanan khusus. Peserta akan berjalan kaki dari titik transit menuju stadion.

Dishub juga menyiapkan sejumlah lokasi transit sementara agar jemaah bisa beristirahat sebelum menuju area kegiatan. Beberapa tempat yang masuk daftar antara lain Bakorwil Malang, Polkesma, SMKN 3 Malang, Lapangan Tenis Jalan Surabaya, Lapangan Rektorat UM, Graha Cakrawala, Samantha Krida, MIN 1, MAN 2, SMPN 8, hingga Masjid Jami.

“Di tempat transit, peserta bisa beristirahat sementara sebelum berjalan kaki ke Stadion Gajayana. Saat kepulangan, skemanya sama, kembali ke transit lalu menuju drop zone,” jelasnya.

Sumber: Times Indonesia

Exit mobile version