SUARAMALANG.COM, Kota Malang–Universitas Islam Malang (UNISMA) mengerahkan sumber daya manusia (SDM), tim medis, hingga fasilitas parkir bus jamaah untuk mendukung pelaksanaan Mujahadah Kubro Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur yang digelar pada 7–8 Februari 2026.
Rektor UNISMA Prof., Drs.,H Junaidi, MPd.,PhD menegaskan, keterlibatan UNISMA tidak bersifat simbolik, namun mencakup dukungan teknis, sumber daya manusia, hingga penyediaan fasilitas kampus guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan khidmat.
“UNISMA terlibat sejak awal rangkaian Kharullah Satu Abad NU hingga pelaksanaan puncak Mujahadah Kubro. Dukungan ini kami berikan secara menyeluruh,” ujar Prof Junaidi.
Ia menyebutkan, kick-off resmi rangkaian Kharullah Satu Abad NU sebelumnya juga dilaksanakan di lingkungan Kampus UNISMA dan dihadiri oleh jajaran panitia, tokoh NU, serta Wakil Gubernur Jawa Timur.
Dalam pelaksanaan Mujahadah Kubro PWNU Jatim, UNISMA bertanggung jawab atas penyusunan dan penggandaan naskah teks istighotsah yang akan dibaca oleh jemaah. Proses penggandaan dilakukan hingga malam hari guna memenuhi kebutuhan jemaah dalam jumlah besar.
Selain teks istighotsah, UNISMA juga menyisipkan informasi edukatif dalam naskah tersebut sebagai bagian dari syiar akademik dan ke-NU-an, termasuk pengenalan institusi dan informasi penerimaan mahasiswa baru.
Sementara itu, Tim Paduan Suara Bunga Harmawata UNISMA ditugaskan memimpin pengumandangan Lagu Indonesia Raya dan Mars Subbanul Wathon. Sebanyak 75 personel inti disiapkan khusus untuk mendukung prosesi tersebut.
Dari sisi kesehatan, UNISMA mengerahkan dokter dan alumni Fakultas Kedokteran yang akan terintegrasi dengan tenaga medis dari RSI UNISMA dan RSB UNISMA. Tim medis ini disiagakan selama kegiatan berlangsung untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan jamaah.
“Kami menyesuaikan jumlah tenaga medis dengan kebutuhan panitia. Fakultas Kedokteran siap menggerakkan dokter dan alumni di Malang Raya hingga Jawa Timur,” kata Prof Junaidi.
UNISMA juga menurunkan mahasiswa yang tergabung dalam “pasukan semut” untuk membantu menjaga kebersihan Kota Malang pasca-acara. Kegiatan tersebut akan dikoordinasikan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Sebagai dukungan fasilitas, UNISMA menyediakan lahan parkir kampus sebagai kantong parkir bus jamaah, khususnya dari wilayah barat. Lahan tersebut mampu menampung hingga 60 unit bus, sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dan parkir liar di sekitar lokasi kegiatan.
“Seluruh dukungan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional UNISMA untuk menyukseskan agenda besar NU,” pungkas Prof. Junaidi.
Pewarta: *Ali Halim



















