Hari Pers Nasional 2026_970 x 250 px

Niat Mandi Puasa Ramadhan, Lengkap Arab, Latin dan Artinya! Amalan Sunnah yang Sering Terlewat

Iklan

SUARAMALANG.COM, Jakarta – Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Bulan suci ini dikenal sebagai momen “banjir pahala” bagi umat Islam. Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ganjaran kebaikan, termasuk konsekuensi keburukan, dilipatgandakan di bulan ini.

Dalam riwayat dari Ummi Hani’ binti Abi Thalib yang dicatat Imam at-Thabrani dalam kitab Mu’jamus Shagir (2/16) disebutkan:

Iklan

فَاتَّقُوا شَهْرَ رَمَضَانَ فَإِنَّ الْحَسَنَاتِ تُضَاعَفُ فِيهِ مَا لَا تُضَاعَفُ فِيْمَا سِوَاهُ وَكَذَلِكَ السَّيِّئَاتُ.

Artinya, “…Berhati-hatilah terhadap bulan Ramadhan, karena pahala kebaikan demikian juga ganjaran kejelekan akan dilipatgandakan.”

Karena itulah, banyak amalan sunnah dianjurkan untuk dikerjakan selama Ramadhan, salah satunya mandi sunnah setiap malam di bulan Ramadhan.

Anjuran ini dijelaskan oleh Ibrahim al-Bajuri dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81). Ia menyebutkan:

و بقية الأغسال المسنونة مذكورة في المطولات منها الغسل لدخول المدينة الشريفة…ولكل ليلة من رمضان و قيده الأذرعي بمن يحضر الجماعة والمعتمد عدم التقييد بذالك

Artinya, “Dan sisa mandi-mandi yang disunnahkan telah disebutkan dalam kitab-kitab yang panjang pembahasannya. Di antaranya adalah membersihkan badan karena hendak memasuki kota Madinah,… dan setiap malam di bulan Ramadhan. Imam al-Adzra’i hanya membatasi pada orang yang hendak menghadiri berjamaah, sementara menurut pendapat yang kuat tidak ada pembatasan dalam hal itu.”

Penjelasan tersebut menegaskan bahwa mandi setiap malam Ramadhan termasuk bagian dari mandi-mandi sunnah dalam Islam.

Dalam literatur fikih, terdapat banyak mandi sunnah lain, seperti mandi sebelum shalat Jumat, mandi sebelum shalat Id, mandi bagi orang yang memandikan jenazah, hingga mandi saat terjadi gerhana. Bahkan Imam Abu Syuja’ menyebut totalnya ada 17 jenis mandi sunnah.

Terkait mandi malam Ramadhan, memang ada pendapat yang membatasinya pada malam tertentu, misalnya malam Jumat saja. Namun pendapat yang lebih kuat menyatakan anjuran tersebut berlaku untuk setiap malam Ramadhan, tanpa pengecualian.

Artinya, siapa pun dapat mengamalkannya sebagai bentuk persiapan spiritual sebelum menjalani ibadah puasa di siang hari.

Niat Mandi Puasa Ramadhan
Berikut bacaan niat mandi sunnah di malam Ramadhan:

Arab:
نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى

Latin:
Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadh lillâhi ta’âlâ.

Artinya:
“Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

Dengan memahami niat dan dasar hukumnya, mandi sunnah ini bisa menjadi salah satu amalan ringan namun bernilai besar selama bulan Ramadhan.

Iklan
Iklan
Iklan