SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Pemerintah Kabupaten Malang menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Universitas Nasional (UNAS) Jakarta yang akan menjalankan program pengabdian masyarakat di sejumlah desa. Penyambutan berlangsung di Ruang Anusapati, Jalan Merdeka Timur Nomor 3 Malang, Selasa (2/6/2026), dan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., mewakili Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M.
Program KKN Tematik tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Melalui kerja sama itu, mahasiswa diharapkan ikut mendukung pembangunan desa, terutama pada sektor mitigasi bencana, digitalisasi, dan pemberdayaan masyarakat.
KKN Tematik Dorong Mitigasi Bencana dan Pembangunan Desa
Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Malang memperkenalkan sejumlah pimpinan perangkat daerah yang hadir. Mereka berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta beberapa perangkat daerah lainnya.
Kehadiran jajaran pemerintah tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan KKN Tematik. Selain itu, pemerintah berharap program ini mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Sekda menjelaskan Kabupaten Malang memiliki wilayah yang luas dengan 378 desa dan 12 kelurahan. Di sisi lain, kondisi geografis yang beragam membuat sejumlah wilayah memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.
Karena itu, tema mitigasi bencana dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan daerah. Menurutnya, mahasiswa dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana.
“Harapan saya, mahasiswa dapat memberikan edukasi dan pembelajaran yang baik kepada masyarakat karena tingkat ancaman bencana di wilayah kami cukup tinggi,” ujar Budiar.
Ia menambahkan, kawasan Malang Raya berada di sekitar sejumlah gunung api aktif. Di antaranya Gunung Semeru, Gunung Bromo, dan Gunung Kelud yang memiliki potensi aktivitas vulkanik.
Mahasiswa Diharapkan Percepat Digitalisasi Desa
Selain mitigasi bencana, Pemerintah Kabupaten Malang juga mendorong mahasiswa berperan dalam pengembangan digitalisasi desa. Program tersebut sejalan dengan strategi pembangunan daerah yang mengusung konsep One Village One Product dan One Village One Destination.
Melalui pendekatan itu, setiap desa didorong memiliki produk unggulan dan destinasi khas yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, pengembangan program terus diperkuat melalui Command Center Kabupaten Malang.
Di hadapan mahasiswa, Sekda juga memaparkan sejumlah inovasi daerah dalam pengelolaan lingkungan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan sistem pengolahan sampah yang lebih modern.
Menurutnya, pemerintah telah mengurangi ketergantungan pada metode open dumping. Sebagai gantinya, pengelolaan sampah diarahkan pada teknologi yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.
“Di Talangagung, Kecamatan Kepanjen, sampah telah diolah menjadi biogas yang dimanfaatkan sekitar 300 kepala keluarga,” jelasnya.
Bahkan, pengembangan teknologi tersebut kini diarahkan untuk menghasilkan energi listrik dan bahan bangunan yang berasal dari sampah.
Penguatan UMKM Jadi Fokus Pembangunan Daerah
Sekda juga menyoroti pentingnya pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Menurutnya, sektor tersebut berperan besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Selain itu, keterlibatan perempuan dalam pengembangan UMKM dinilai mampu mendorong peningkatan pendapatan keluarga. Sebagai akibatnya, upaya tersebut ikut membantu menekan angka kemiskinan di Kabupaten Malang yang saat ini berada di kisaran 6,7 persen.
Menutup kegiatan, Sekda berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa KKN sebagai ruang belajar sekaligus sarana pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai pengalaman lapangan akan memperkaya wawasan yang tidak selalu diperoleh di lingkungan kampus.
Melalui KKN Tematik UNAS, Pemerintah Kabupaten Malang berharap lahir berbagai inovasi yang mendukung pembangunan desa. Selain itu, program ini diharapkan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan Kabupaten Malang
