Pemkot dan Polresta Malang Kota Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kota Malang– Pemerintah Kota Malang bersama jajaran kepolisian memperkuat kesiapsiagaan menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas mudik maupun wisata di Kota Malang berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa pengamanan tahun ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia, Aparat Siaga.” Menurutnya, seluruh unsur aparat keamanan bersama pemerintah daerah telah dipersiapkan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan selama masa libur panjang.

Iklan

“Segala sesuatu yang kita siapkan menjelang hari raya ini sesuai dengan tema hari ini, yaitu mudik aman, keluarga bahagia, aparat siaga. Aparat harus benar-benar siap agar masyarakat yang datang ke Kota Malang bisa menikmati mudiknya maupun berwisata dengan aman tanpa gangguan,” ujar Wahyu.

Ia menjelaskan bila salah satu fokus utama pengamanan adalah mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju berbagai destinasi favorit masyarakat, seperti pusat perbelanjaan, kawasan wisata, dan sentra kuliner yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung.

Selain itu, pemerintah dan aparat keamanan juga telah melakukan pemetaan titik-titik keramaian yang diprediksi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa libur panjang.

Menurut Wahyu, posisi strategis Kota Malang sebagai kota penyangga jalur wisata menuju Kota Batu dan Kabupaten Malang membuat arus wisatawan yang melintas di wilayah tersebut cukup tinggi.

“Malang ini berada di tengah. Wisatawan yang menuju Batu atau Kabupaten Malang pasti melewati Kota Malang. Biasanya mereka berwisata di Batu, tetapi tempat menginapnya bisa saja di Kota Malang, seperti yang terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru kemarin,” jelasnya.

Selain kepadatan kendaraan, pihak terkait juga mengantisipasi faktor cuaca yang berpotensi memengaruhi arus lalu lintas maupun aktivitas wisata masyarakat selama periode libur panjang.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengamankan rangkaian libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia menyebut koordinasi lintas sektor telah dilakukan untuk memastikan pengamanan berjalan optimal.

Untuk mengantisipasi potensi kemacetan yang tidak terprediksi, Polresta Malang Kota menyiapkan tim pengurai kemacetan yang bersifat mobile. Tim tersebut akan bergerak cepat menuju titik-titik kepadatan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Petugas pengurai kemacetan akan disiagakan secara mobile. Mereka akan bergerak ke lokasi yang mengalami kepadatan agar kemacetan bisa segera teratasi,” kata Putu Kholis Aryana.

Ia juga memaparkan sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi selama masa libur panjang, di antaranya kepadatan lalu lintas, lonjakan aktivitas di fasilitas publik, anomali parkir, peningkatan volume sampah, hingga potensi inflasi musiman akibat meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang hari raya.

Meski demikian, menurutnya berbagai tantangan tersebut juga dapat menjadi peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara baik melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Setiap tantangan pasti ada peluang. Jika kita mampu memanfaatkan situasi ini dengan kompak dan bersinergi, maka libur panjang juga bisa menjadi momentum pertumbuhan ekonomi bagi Kota Malang,” ujarnya.

Pemerintah Kota Malang berharap dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati suasana libur panjang dengan aman dan nyaman sekaligus memperkuat citra Kota Malang sebagai destinasi wisata yang ramah dan tertib.

“Kita ingin memastikan semua yang datang ke Kota Malang bisa menikmati suasana kota ini dengan aman, nyaman, dan tertib,” pungkasnya.

Penulis: *Ali Halim

Iklan
Iklan
Iklan