SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Bupati Malang Drs. HM Sanusi, MM menghadiri pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang yang digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure, Kecamatan Blimbing, Rabu (11/2/2026) siang, menandai pergantian kepemimpinan strategis dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi wilayah.
Dalam prosesi tersebut, Indra Kuspriyadi resmi dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan BI Malang menggantikan Febrina yang menjabat sejak 2024. Pengukuhan dilakukan oleh Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dan disaksikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat serta Bupati Malang.
Kehadiran kepala daerah dalam agenda ini mencerminkan pentingnya koordinasi antara otoritas moneter dan pemerintah daerah, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi. Sanusi menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam mengantisipasi gejolak harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat.
Penguatan Stabilitas Ekonomi Wilayah BI Malang
Gubernur BI dalam sambutannya menegaskan bahwa Indra Kuspriyadi merupakan salah satu sumber daya unggulan Bank Indonesia yang memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai penugasan strategis, termasuk sebagai Deputi Direktur Kantor Wilayah BI Sumatera Utara dan Sumatera Selatan.
“Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat peran BI Malang dalam menjaga stabilitas ekonomi wilayah. Terutama melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai mitra strategis,” jelas Gubernur BI.
Wilayah kerja BI Malang memiliki karakteristik ekonomi yang dinamis dengan kontribusi signifikan dari sektor perdagangan, pariwisata, pendidikan, dan pertanian. Stabilitas di kawasan ini dinilai menjadi salah satu penopang penting pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
Bank Indonesia juga terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pendekatan berbasis ekosistem yang menghubungkan pelaku UMKM, agregator, dan sektor perbankan. Selain itu, hilirisasi sektor pangan dan perluasan pasar ekspor menjadi agenda prioritas untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah.
Digitalisasi UMKM binaan turut diperluas guna meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tingkat nasional. Upaya ini selaras dengan strategi transformasi ekonomi yang mengedepankan produktivitas, efisiensi distribusi, serta ketahanan pangan daerah.
Gubernur BI menambahkan bahwa pergantian kepemimpinan ini diharapkan menghadirkan energi baru dalam memperkuat peran BI Malang. “Pergantian kepemimpinan di BI Malang diharapkan membawa energi baru dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan potensi ekonomi yang besar di wilayah kerja BI Malang, stabilitas daerah dinilai berperan penting dalam menopang perekonomian nasional,” tandasnya.
Dengan struktur ekonomi regional yang semakin terintegrasi, sinergi antara BI Malang dan pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam memastikan pengendalian inflasi tetap terjaga serta pertumbuhan ekonomi berlangsung berkelanjutan.

























