SUARAMALANG.COM, Gresik – Kedatangan seorang perempuan berseragam ASN memicu terbongkarnya dugaan penipuan rekrutmen PNS di Gresik. Ia datang dengan percaya diri untuk mulai bekerja.
Peristiwa ini terjadi di Kantor Bupati Gresik, Senin (6/4/) pagi laly. Petugas langsung menaruh perhatian pada kedatangannya.
Pengakuan yang Mencurigakan
Perempuan berinisial SE mengaku mendapat penempatan di Bagian Humas. Padahal, struktur tersebut sudah lama tidak digunakan.
Petugas Prokopim segera menyadari kejanggalan itu. Mereka mulai menelusuri kebenaran status yang diklaim korban.
Kejanggalan Dokumen Terungkap
Kabag Prokopim Setda Gresik, Imam Basuki, mengungkap awal kecurigaan tersebut. Ia awalnya mengira ada ASN baru hasil mutasi.
“Awalnya saya kira ada PNS mutasi. Tapi dia menyebut Bagian Humas, padahal sudah tidak ada,” ujar Imam.
Pemeriksaan dokumen semakin memperkuat dugaan penipuan. SK pengangkatan terlihat meyakinkan, namun tanda tangan tidak sesuai.
“Bawa SK pengangkatan 2024 yang dilegalisir. Namanya benar, tapi tanda tangannya berbeda,” jelas Imam.
Korban Tidak Sendiri
SE akhirnya menyadari dirinya menjadi korban. Ia mengaku tidak sendirian dalam kasus ini.
Menurut pengakuannya, sekitar 12 hingga 15 orang menerima janji serupa. Mereka dijadwalkan mulai bekerja di lokasi berbeda pada hari yang sama.
“Temannya banyak, sekitar belasan orang. Mereka dapat penugasan di hari yang sama,” tambah Imam.
Investigasi Mulai Dilakukan
BKPSDM Kabupaten Gresik langsung merespons laporan tersebut. Tim internal kini melakukan penelusuran lebih lanjut.
Kepala BKPSDM, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, memastikan proses investigasi masih berjalan.
“Iya, ini masih ditelusuri sama tim kita,” tegas Agung.
Imbauan untuk Masyarakat
Kasus ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat. Modus penipuan rekrutmen PNS masih sering terjadi.
Pelaku biasanya menjanjikan kelulusan instan dan meminta sejumlah uang. Warga diminta hanya mengikuti jalur resmi pemerintah.
























