Iklan

Perumda Tirta Kanjuruhan Luncurkan CAK PAY, Strategi Digital Perkuat Layanan Air Bersih Kabupaten Malang

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan meluncurkan program inovatif CAK PAY Perumda Tirta Kanjuruhan sebagai langkah strategis memodernisasi sistem pembayaran layanan air bersih di Kabupaten Malang. Inisiatif ini diarahkan untuk mendorong transaksi non-tunai, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat hingga tingkat desa.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah Pemerintah Kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan terus berupaya memperluas cakupan layanan, meningkatkan kualitas air, dan mengefisienkan operasional demi kepuasan pelanggan serta kontribusi optimal terhadap pembangunan daerah. Peluncuran CAK PAY menjadi bagian dari agenda transformasi tersebut.

Iklan

Agen Kolektor Berbasis Komunitas

CAK PAY—singkatan dari Collector Agen Kanjuruhan – Pay—dirancang untuk memberi kemudahan dan fleksibilitas pembayaran tagihan air. Selain kanal online yang telah tersedia, program ini memberdayakan individu dan kelompok komunitas sebagai agen kolektor resmi di wilayah masing-masing.

Model kolaboratif ini memperluas akses pembayaran bagi pelanggan, terutama di kawasan perdesaan, sekaligus mengalihkan transaksi dari tunai ke digital. Seiring implementasinya, CAK PAY berkembang menjadi tulang punggung efisiensi operasional dan pemberdayaan ekonomi lokal, dengan ribuan agen kolektor tersebar hingga pelosok desa.

Jembatan Teknologi dan Kearifan Lokal

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H. Syamsul Hadi, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa CAK PAY dirancang sebagai jembatan antara teknologi dan kearifan lokal dalam pelayanan publik.

“CAK PAY adalah lebih dari sekadar sistem pembayaran. Ini adalah platform kolaborasi yang kami bangun untuk merangkul masyarakat. Kami ingin menghilangkan stigma bahwa membayar tagihan itu sulit. Dengan hadirnya Agen CAK PAY di setiap sudut desa, kami memastikan kemudahan akses pembayaran bagi seluruh pelanggan, dari perkotaan hingga pedesaan.”

Ia menambahkan, selain meningkatkan kenyamanan pelanggan, skema ini juga menciptakan peluang usaha baru bagi mitra agen dan memperkuat arus kas perusahaan.

“Secara ekonomi, program ini juga menjadi mesin penggerak baru, menciptakan lapangan usaha dan insentif bagi mitra agen, sekaligus memperkuat arus kas perusahaan. Arus kas yang sehat ini adalah modal utama kami untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur, meningkatkan kualitas air, dan memperluas cakupan layanan.”

Dampak bagi PAD dan Pembangunan Daerah

Arus kas yang lebih sehat dinilai krusial bagi Perumda Tirta Kanjuruhan untuk mempercepat investasi infrastruktur, menekan kehilangan air, dan memperluas jaringan layanan. Dalam jangka panjang, penguatan kinerja BUMD air minum ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang.

Transformasi digital layanan publik, termasuk di sektor air minum, sejalan dengan arah kebijakan nasional penguatan BUMD dan sistem pembayaran non-tunai yang juga didorong oleh pemerintah pusat. Perkembangan ini sebelumnya turut menjadi perhatian suaramalang.com dalam berbagai laporan mengenai inovasi pelayanan publik dan kinerja BUMD daerah.

Dengan CAK PAY, Perumda Tirta Kanjuruhan menegaskan posisinya sebagai BUMD yang adaptif terhadap perubahan, mengedepankan kolaborasi, dan berorientasi pada pelayanan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Malang.

Iklan
Iklan
Iklan