Hari Pers Nasional 2026_970 x 250 px

Pesan Wabup Malang Saat Musorkablub 2026: Pilih Nahkoda yang Berintegritas, Bukan Sekadar Populer

Iklan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Forum Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) 2026 jadi momen krusial bagi dunia olahraga di Kabupaten Malang. Bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga titik konsolidasi besar untuk menentukan arah prestasi ke depan.

Musorkablub yang digelar di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (14/2), dihadiri Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib. Dalam forum itu, ia menekankan pentingnya memilih kepemimpinan yang benar-benar mampu membawa perubahan nyata.

Iklan

“Melalui MUSORKABLUB ini, kita berharap dapat terpilih kepengurusan yang solid, profesional, dan akuntabel, yang memiliki komitmen kuat dalam memajukan olahraga di Kabupaten Malang. Sinergi antara pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam meningkatkan prestasi atlet, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ujar Lathifah.

Menurutnya, Musorkablub bukan hanya forum formal organisasi KONI Kabupaten Malang. Agenda ini harus menjadi ruang demokratis yang menjunjung tinggi musyawarah dan sportivitas.

“Oleh karena itu, Musorkablub hari ini harus menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dan langkah bersama dalam semangat Bersama, Maju, dan Berprestasi. Forum ini hendaknya menjadi ruang demokratis yang menjunjung tinggi musyawarah, kebersamaan, serta nilai-nilai sportivitas dalam setiap proses pengambilan keputusan,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar dinamika forum tetap dalam koridor kebersamaan, tanpa mengedepankan kepentingan kelompok atau pribadi.

Untuk diketahui, Kabupaten Malang dinilai memiliki potensi atlet yang besar. Beragam cabang olahraga berkembang pesat, mulai dari sepak bola, bola voli, bulutangkis, panjat tebing, atletik hingga berbagai cabang bela diri.

Sejumlah atlet bahkan sudah mampu bersaing di level provinsi, nasional, sampai internasional. Namun potensi itu, menurutnya, tak akan berkembang maksimal tanpa organisasi yang kuat dan tata kelola yang rapi.

Dibutuhkan kepengurusan visioner, sistem pembinaan berbasis data, manajemen kompetisi yang terarah, serta kolaborasi solid antara pemerintah daerah, KONI, klub, sekolah, dan komunitas olahraga.

Wakil Bupati juga menyampaikan pesan soal figur pemimpin yang dibutuhkan. “Mari kita memilih pemimpin KONI yang bukan hanya populer, tetapi memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak organisasi yang baik, serta visi pembinaan jangka panjang. Siapa pun yang terpilih nantinya, dialah yang akan menjadi nahkoda besar olahraga Kabupaten Malang. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh selama kepengurusan tersebut bekerja secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Lathifah.

Sebagai informasi, Musorkablub 2026 dihadiri jajaran pengurus olahraga tingkat kabupaten, perwakilan cabang olahraga, serta berbagai unsur terkait lainnya. Forum ini diharapkan melahirkan keputusan strategis yang memperkuat fondasi pembinaan dan mendongkrak prestasi olahraga Kabupaten Malang di masa mendatang.

Iklan
Iklan
Iklan