SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Kesempatan masuk kampus kesehatan negeri kembali dibuka. Setelah jalur prestasi, kini Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui Jalur Tes Bersama 2026.
Bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin berkarier di dunia kesehatan, jalur ini bisa jadi pintu masuk utama. Pendaftaran dibuka cukup panjang, mulai 23 Februari hingga 7 April 2026.
Seleksi dilakukan bertahap dan wajib diikuti seluruh peserta. Berikut rangkaian jadwal yang sudah diumumkan resmi:
• Pendaftaran: 23 Februari – 7 April 2026
• Validasi berkas: 8 – 10 April 2026
• Seleksi CBT: 13 – 20 April 2026
• Pemeringkatan & nominasi: 28 – 29 April 2026
• Pengumuman hasil CBT: 1 Mei 2026
• Uji kesehatan: 6 – 12 Mei 2026
• Nominasi hasil uji kesehatan: 13 Mei 2026
• Pengumuman akhir: 15 Mei 2026
• Registrasi mahasiswa baru: 18 – 24 Mei 2026
Artinya, peserta tak hanya dituntut lolos tes berbasis komputer (CBT), tetapi juga harus memenuhi syarat kesehatan yang cukup ketat.
Dalam seleksi CBT, peserta akan mengerjakan tes skolastik yang mencakup kemampuan penalaran umum, pemahaman bacaan, pengetahuan umum, serta kemampuan kuantitatif.
Selain itu ada uji literasi meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
Cara Daftar dan Biaya
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi:
https://spmb.poltekkes-malang.ac.id/
Peserta kemudian membayar biaya pendaftaran sebesar Rp125 ribu melalui Virtual Account yang tersedia. Setelah pembayaran, calon mahasiswa wajib mengisi data diri, memasukkan nilai rapor, dan mencetak kartu ujian.
Syarat Umum dan Ketentuan Tinggi Badan
Jalur Tes Bersama terbuka untuk Warga Negara Indonesia. Khusus kelas internasional, pendaftar bisa berasal dari WNA.
Beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi antara lain:
• Lulusan SMA/SMK/MA/Paket C sesuai jurusan prodi yang dipilih
• Usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026
• Sehat jasmani, tidak buta warna, dan kondisi fisik mendukung tugas tenaga kesehatan
Terdapat juga ketentuan tinggi badan minimal, tergantung jurusan:
• Keperawatan & Fisioterapi: minimal 155 cm (laki-laki) dan 150 cm (perempuan)
• Kebidanan: khusus perempuan, minimal 150 cm
• Jurusan lain: minimal 145 cm
• Kelas internasional: 160 cm (laki-laki) dan 155 cm (perempuan)
Pengukuran tinggi badan yang sah adalah saat uji kesehatan.
Untuk kelas internasional, peserta wajib lulus CBT, wawancara, dan tes tambahan TOEFL ITP. Sementara WNA harus melengkapi dokumen keimigrasian bila dinyatakan diterima.
Calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu juga tetap bisa mendaftar dengan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan atau desa.

























