SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). Peresmian ini menandai penguatan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan unggulan berbasis karakter dan kebangsaan di daerah.
Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo menandatangani prasasti peresmian sekaligus meninjau langsung fasilitas pendidikan SMA Taruna Nusantara Malang. Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 30 hektare dan telah menerima sekitar 240 siswa pada tahun ajaran 2025/2026.
Keberadaan SMA Taruna Nusantara di Kabupaten Malang dinilai strategis dalam mencetak generasi muda berkarakter kuat, berdisiplin tinggi, serta berdaya saing nasional. Model pendidikan yang diterapkan menitikberatkan pada pembentukan kepemimpinan, integritas, serta prestasi akademik sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Selain peninjauan fasilitas, agenda kunjungan Presiden juga diisi dengan dialog bersama siswa dan civitas sekolah. Kegiatan simbolis seperti penanaman bibit pohon turut dilakukan sebagai bentuk pesan keberlanjutan dan kepedulian lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Malang menyambut positif kehadiran sekolah unggulan tersebut. Selain meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah selatan Malang, SMA Taruna Nusantara juga diharapkan memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja serta tumbuhnya aktivitas pendukung pendidikan.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kunjungan kenegaraan, Pemkab Malang bersama unsur TNI-Polri menggelar rapat koordinasi pengamanan yang dipimpin Bupati Malang H. Sanusi dan Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir.
SMA Taruna Nusantara Malang merupakan bagian dari jaringan pendidikan nasional yang menekankan pembinaan karakter, kepemimpinan, dan prestasi akademik. Meski mengadopsi pendekatan semi-militer dalam pembinaan disiplin, sekolah ini tidak menerapkan ikatan dinas dengan TNI maupun Polri. Lulusan diberikan kebebasan melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi sesuai minat dan kompetensinya.
Pewarta: *Ali Nopan

















