SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Suasana hangat dan penuh penghargaan mewarnai acara perpisahan sejumlah kepala sekolah SMP Negeri di Kabupaten Malang yang memasuki masa purna tugas. Namun di balik seremoni itu, Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib menyampaikan pesan soal perjuangan mencetak generasi emas tak boleh berhenti.
Acara yang dikemas dalam sarasehan bertema “Sinergi Mewujudkan Generasi Emas Malang Makmur” itu digelar di Hotel Shanaya Resort, Karangploso, Jumat (6/2) malam.
Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang beserta jajaran, Ketua MKKS SMP Negeri se-Kabupaten Malang, para kepala SMP Negeri, kepala sekolah purna tugas, hingga peserta sarasehan.
Dalam sambutannya, Lathifah menekankan bahwa masa pensiun bukanlah garis akhir kontribusi di dunia pendidikan. Ia justru menyebut para kepala sekolah yang purna tugas sebagai bagian penting dari sejarah panjang pendidikan di Kabupaten Malang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya. Semoga seluruh pengabdian menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya. Purna tugas bukan akhir pengabdian, Bapak dan Ibu tetap menjadi guru kehidupan yang kontribusinya dibutuhkan. Silaturahmi dan pemikiran kami harapkan tetap terjaga,” ungkapnya.
Menurut Lathifah, dedikasi para kepala sekolah selama ini telah menjadi fondasi kuat bagi generasi penerus. Ia menyebut, pembangunan pendidikan tak hanya soal gedung dan kurikulum, tetapi juga tentang nilai, karakter, dan keteladanan.
Tema yang diangkat dalam sarasehan dinilai bukan sekadar slogan. Wabup menegaskan bahwa cita-cita menghadirkan generasi emas Malang Makmur harus diwujudkan melalui sistem pendidikan yang terkelola dengan baik.
“Sinergi Mewujudkan Generasi Emas Malang Makmur” disebutnya relevan dengan arah pembangunan daerah. Generasi unggul, kata dia, lahir dari sekolah yang dipimpin secara visioner, guru yang kompeten dan berintegritas, serta lingkungan pendidikan yang inklusif dan adaptif.
Ia juga menyinggung keberadaan sejumlah sekolah unggulan di Kabupaten Malang yang telah menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) sebagai pendamping. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus meningkatkan daya saing siswa.
Dalam forum tersebut, Wabup memastikan Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Dukungan itu mencakup penguatan sarana dan prasarana, pemerataan mutu guru, pengembangan kurikulum berbasis karakter, hingga menciptakan sekolah yang aman dan nyaman.
Tak hanya menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah purna tugas, ia juga memberi pesan khusus bagi kepala sekolah yang masih aktif memimpin.
“Kepada Kepala Sekolah yang masih aktif, saya hara untuk terus menjaga integritas sebagai teladan, terus berinovasi dan adaptif, bangun komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta perkuat kolaborasi di MKKS. Dengan sinergi tersebut, saya yakin pendidikan di Kabupaten Malang mampu berprestasi di tingkat Jawa Timur hingga nasional”, tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks. Perubahan teknologi, dinamika sosial, hingga tuntutan global menuntut sekolah bergerak lebih cepat dan responsif.
Sebagai bentuk penghargaan, Wakil Bupati Malang menyerahkan tali asih kepada sejumlah kepala sekolah yang memasuki masa purna tugas. Momen itu menjadi simbol penghormatan atas dedikasi panjang mereka dalam membangun dunia pendidikan.
Di akhir acara, harapan pun disematkan agar masa purna tugas membawa kebahagiaan dan kesehatan bagi para pendidik senior tersebut. Sementara bagi kepala sekolah yang masih aktif, sarasehan ini diharapkan menjadi energi baru untuk memperkuat sinergi.
Kabupaten Malang sendiri terus menargetkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai bagian dari visi besar Malang Makmur.





















