SUARAMALANG.COM, Kabupaten Mojokerto – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan turunan Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Sebuah mobil Elf yang mengangkut rombongan wisatawan asal Surabaya terguling saat melintas di turunan tajam pada Kamis (1/1/2026).
Insiden tersebut mengakibatkan belasan penumpang mengalami luka-luka. Total ada 16 orang yang menjadi korban, termasuk ibu-ibu dan anak-anak. Sebagian besar korban mengalami cedera di bagian kaki dan badan akibat terjepit badan kendaraan saat Elf terguling ke sisi jalan.
Sejumlah relawan yang berjaga di kawasan Sendi langsung melakukan evakuasi begitu kejadian terjadi. Namun, karena jumlah korban cukup banyak, proses evakuasi sempat berlangsung cukup lama. Ambulans harus bolak-balik mengangkut para korban menuju RS Sumber Glagah, Pacet, untuk mendapatkan penanganan medis.
Sopir Elf bernama Arifin menjelaskan, kendaraan yang dikemudikannya berangkat dari Kota Batu dengan tujuan wisata pemandian air panas Pacet. Namun, saat memasuki jalur turunan Sendi, sistem pengereman tiba-tiba tidak berfungsi.
“Remnya gak ada sama sekali, kosong,” kata Arifin, dikutip beritajatim, Kamis (1/1/2026).
Warga sekitar, Widya, menyebut jalur Sendi memang dikenal sebagai salah satu ruas jalan paling berbahaya di wilayah Pacet. Kontur jalan yang menurun tajam kerap memicu kecelakaan, terutama kendaraan wisata.
“Tadi dari atas sudah kelihatan mobilnya melaju kencang dan sempat oleng, terus akhirnya terbalik,” tutur Widya.
Petugas gabungan dari Polres Mojokerto dan Dinas Perhubungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi. Dugaan awal, kecelakaan disebabkan kegagalan fungsi pengereman saat kendaraan melintasi turunan ekstrem.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kondisi kendaraan dan kelayakan operasional mobil Elf tersebut.
