Sepanjang 2025, Jumlah Bencana di Kabupaten Malang Naik Signifikan

SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Kabupaten Malang mencatat tren peningkatan kejadian bencana sepanjang tahun 2025. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menunjukkan frekuensi bencana yang ditangani mengalami lonjakan dibandingkan tahun sebelumnya.

BPBD Kabupaten Malang mencatat sebanyak 248 kejadian bencana terjadi dan tertangani selama 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan catatan tahun 2024 yang berada di kisaran 202 kejadian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyebut peningkatan tersebut mencerminkan naiknya intensitas maupun frekuensi bencana di wilayah Kabupaten Malang, meski secara pola masih pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024, meskipun masih sebanding dengan siklus bencana pada tahun 2021,” ujar Sadono, dikutip RRImalang, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, tren kenaikan ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam memperkuat langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan. Sadono menjelaskan, secara historis Kabupaten Malang memang memiliki siklus bencana yang berulang, sehingga lonjakan pada 2025 tidak sepenuhnya di luar perkiraan.

“Memang ada kenaikan, namun tidak jauh berbeda dengan kejadian bencana yang pernah terjadi pada tahun 2021,” jelasnya.

Menghadapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Malang terus melakukan berbagai upaya penguatan, mulai dari peningkatan kapasitas personel, penguatan sistem mitigasi, hingga koordinasi lintas sektor agar penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.

Selain itu, peran masyarakat juga dinilai sangat penting dalam upaya pengurangan risiko bencana. BPBD mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana di lingkungan sekitar serta aktif melaporkan kejadian atau tanda-tanda awal bencana.

Exit mobile version