SNBP 2026 Dibuka 3 Februari, Ini Gambaran UKT di UGM, UI, ITB, IPB, dan Unair

SUARAMALANG.COM, Jakarta – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dijadwalkan dibuka pada 3 Februari 2026. Jalur ini dapat diikuti siswa kelas XII SMA/SMK/MA yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri (PTN) dengan penilaian berbasis prestasi akademik melalui nilai rapor, serta prestasi akademik dan non-akademik pendukung. Di luar kesiapan nilai, aspek biaya pendidikan atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi pertimbangan penting bagi calon mahasiswa dan orangtua sejak awal proses seleksi.

SNBP merupakan salah satu jalur utama masuk PTN tanpa tes tertulis, sehingga pemahaman tentang skema UKT di kampus tujuan menjadi krusial. Kampus-kampus unggulan seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), hingga Universitas Airlangga (Unair) menerapkan sistem UKT berkelompok, dengan besaran berbeda sesuai kondisi ekonomi mahasiswa.

Gambaran UKT UGM Jalur SNBP

Berdasarkan ketentuan SNBP 2025, UGM membagi UKT ke dalam enam kelompok. Kelompok 1 dan 2 masuk kategori Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 persen, sehingga mahasiswa dapat berkuliah tanpa membayar UKT alias Rp 0. Untuk kelompok lainnya, UKT berkisar mulai sekitar Rp 1,9 juta hingga Rp 24,7 juta, tergantung program studi dan kelompok UKT. Skema ini menunjukkan adanya diferensiasi biaya yang cukup lebar antarprodi, dari rumpun bahasa, sosial-humaniora, hingga sains dan kehutanan.

Skema UKT UI Jalur SNBP

UI menerapkan pembagian UKT hingga 11 kelompok dengan nominal terendah Rp 500 ribu. Setiap program studi memiliki rentang UKT berbeda, meski beberapa prodi menetapkan kisaran yang sama. Program studi strategis seperti Kedokteran dan Kedokteran Gigi memiliki rentang UKT hingga Rp 20 juta, sementara prodi seperti Hukum dan Akuntansi dibatasi sampai kelompok 10 dengan UKT tertinggi di kisaran Rp 14–14,6 juta.

Biaya Kuliah ITB Jalur SNBP

ITB menetapkan UKT berkelompok dengan tarif terendah Rp 500 ribu untuk seluruh fakultas dan sekolah. Besaran UKT meningkat seiring naiknya kelompok. Sebagai gambaran, UKT di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam berada pada kisaran Rp 500 ribu hingga sekitar Rp 10,25 juta, sementara Sekolah Bisnis dan Manajemen mencapai Rp 12,5 juta. Ketentuan ini masih menunggu persetujuan kementerian dan mengikuti penyesuaian regulasi terbaru.

UKT IPB Jalur SNBP

Hingga menjelang pembukaan SNBP 2026, IPB belum merilis pembaruan resmi UKT dan masih mengacu pada data 2025. Meski demikian, kisaran UKT dapat menjadi referensi awal. Sejumlah program studi, seperti Kecerdasan Buatan, Teknologi Hasil Ternak, serta Teknik Sipil dan Lingkungan, berada pada rentang Rp 500 ribu hingga Rp 11 juta.

Rujukan UKT Unair Jalur SNBP

Unair juga belum memperbarui ketentuan UKT untuk SNBP 2026. Data 2025 menunjukkan UKT Program Studi Kedokteran Gigi berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 21 juta, Psikologi hingga Rp 10 juta, dan Teknologi Sains Data hingga Rp 12,5 juta. Rentang ini mencerminkan perbedaan kebutuhan biaya antarbidang studi.

Dengan pendaftaran SNBP 2026 yang kian dekat, gambaran UKT di berbagai PTN unggulan ini dapat menjadi pijakan awal bagi calon mahasiswa dalam menyusun strategi pilihan kampus dan program studi. Di tengah persaingan berbasis prestasi, kesiapan finansial tetap menjadi variabel penting agar keputusan melanjutkan pendidikan tinggi selaras dengan kemampuan akademik dan kondisi ekonomi keluarga.

Exit mobile version