SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang – Kritik terhadap program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Malang yang disebut menyajikan menu tidak bagus atau kurang layak mulai bergulir di ruang publik.
Menanggapi hal itu, politisi Partai Gerindra, Zia’ul Haq, angkat bicara dan menilai tudingan tersebut tidak berdasar serta berpotensi menggiring opini negatif secara sepihak.
Menurut Zia pelaksanaan SPPG sejauh ini telah melalui mekanisme pengawasan dan standar yang jelas. Baik dari sisi kualitas bahan pangan maupun proses distribusinya.
“Kalau ada satu dua temuan di lapangan, itu harus dilihat secara proporsional. Jangan kemudian digeneralisasi seolah-olah seluruh SPPG menyajikan makanan yang tidak layak. Itu tidak fair,” tegasnya.
Saat ini, total ada sebanyak 188 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) si Kabupaten Malang yang telah beroperasi. Sedangkan dari yang beredar di lapangan, temuan terjadi ada di dua atau tiga SPPG, terlebih hal yang dianggap tak sesuai itu tidak terjadi setiap hari.
“Artinya prosentasenya hanya sekitar 1 persen, sehingga jangan digeneralisir seakan-akan semuanya bermasalah,” imbuhnya.
Sampai saat ini, ia mengaku juga masih intens berkoordinasi dengan koordinator SPPG di setiap kecamatan. Salah satunya, juga untuk memastikan bahwa menu SPPG yang disajikan masih dalam standar kelayakan.
“Kami dikirim gambar, menu, proses dan lainnya. Bagus sesuai standar, tapi kami juga tidak menyebut program ini sudah sempurna, kami masih menerima kritik,” tuturnya.
Ia menjelaskan, setiap penyedia menu dalam program tersebut telah melalui proses verifikasi, termasuk pengawasan dari pihak terkait. Selain itu, menu yang disajikan juga disesuaikan dengan standar gizi yang telah ditentukan.
Zia menilai, kritik sah-sah saja selama disertai data dan disampaikan melalui mekanisme evaluasi yang tepat. Namun, ia menyayangkan jika isu tersebut justru dimanfaatkan untuk kepentingan politis.
“Kalau memang ada kekurangan, mari kita perbaiki bersama. Tapi jangan membangun narasi yang bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap program yang tujuannya jelas, yakni pemenuhan gizi,” ujarnya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk melaporkan secara langsung apabila menemukan dugaan ketidaksesuaian di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti.
Lebih lanjut, Zia memastikan pihaknya akan terus melakukan pengawalan dan evaluasi agar program SPPG di Kabupaten Malang berjalan optimal serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Komitmen kami jelas, memastikan setiap program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pemenuhan gizi, berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Penulis: *MS Al Katiri

























