SUARAMALANG.COM, Kota Malang – Menjelang berakhirnya masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), geliat arus balik mulai terasa di Stasiun Malang. Mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal tercermin dari tingginya jumlah penumpang kereta api yang tiba dibandingkan yang berangkat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat, dalam beberapa hari terakhir pergerakan penumpang didominasi oleh kedatangan. Fenomena ini sejalan dengan berakhirnya libur panjang dan dimulainya kembali aktivitas kerja maupun pendidikan.
“Pada masa menjelang akhir libur Nataru ini, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan kereta api di Stasiun Malang masih tergolong tinggi. Hal ini didominasi oleh masyarakat yang kembali ke kota asal untuk bekerja maupun melanjutkan aktivitas sehari-hari. Dari data sementara pada siang hari ini pelanggan didominasi oleh penumpang yang tiba di Stasiun Malang,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
Berdasarkan data sementara hingga Sabtu (3/1), pukul 10.00 WIB, total penumpang yang dilayani di Stasiun Malang mencapai 7.084 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.395 penumpang tercatat berangkat, sementara 3.689 penumpang lainnya merupakan penumpang kedatangan.
Mahendro menyebut, angka tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah hingga malam hari seiring jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api yang masih berlangsung.
Jika ditarik secara kumulatif, selama periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Stasiun Malang telah melayani sebanyak 138.292 penumpang. Rinciannya, 73.546 penumpang berangkat dan 64.746 penumpang tiba.
Sementara itu, selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI memproyeksikan Stasiun Malang akan melayani total 144.622 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 76.551 penumpang berangkat dan 68.111 penumpang kedatangan.
Tingginya angka mobilitas ini kembali menegaskan posisi kereta api sebagai moda transportasi andalan masyarakat, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan jauh. Relasi favorit penumpang dari dan menuju Stasiun Malang meliputi Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Madiun, hingga Ketapang.
Di tengah meningkatnya arus balik, KAI Daop 8 Surabaya memastikan ketersediaan tiket masih relatif aman. Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan kanal resmi pemesanan tiket.
“Menjelang akhir libur Nataru 2025/2026, kami informasikan bahwa tiket kereta api di wilayah KAI Daop 8 Surabaya masih tersedia. Kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI agar lebih mudah, cepat, dan praktis,” kata Mahendro.
KAI juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan selama masa angkutan libur akhir tahun. Aspek keselamatan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan menjadi prioritas utama bagi seluruh pelanggan.
“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” tutup Mahendro.

















