Stok BBM dan LPG Jatim Aman Selama Libur Panjang Paskah, Pertamina Tambah Pasokan 49%

SUARAMALANG.COM, ​SURABAYA – Menjelang libur panjang Paskah dan akhir pekan (long weekend), PT Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan energi di wilayah Jawa Timur dalam posisi aman. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying karena seluruh infrastruktur penyaluran telah disiagakan penuh.

Penyaluran Tambahan untuk Antisipasi Lonjakan
​Menyadari adanya potensi kenaikan konsumsi, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah menyiapkan langkah mitigasi melalui penyaluran fakultatif.

Langkah ini merupakan pasokan tambahan di luar penyaluran reguler guna mengimbangi tingginya aktivitas rumah tangga dan transportasi.

​Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengungkapkan bahwa produk LPG diprediksi menjadi kebutuhan utama masyarakat selama masa libur ini.

​”Kami telah menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 49% dari rata-rata harian normal. Total tambahan mencapai 779.800 tabung LPG untuk seluruh wilayah Jawa Timur,” ujar Ahad dalam keterangannya belum lama ini.

​​Selain memastikan kuantitas stok, Pertamina juga memperketat pengawasan pada layanan BBM.

Strategi yang dijalankan meliputi ​Build-up Stock atau Penambahan cadangan bahan bakar di SPBU sesuai proyeksi kebutuhan lapangan.

​Audit QQ (Quantity and Quality), Pengecekan intensif pada sarana dan fasilitas (sarfas) SPBU untuk memastikan takaran dan kualitas BBM tetap terjaga.

​Monitoring Standby, Personel disiagakan di lokasi-lokasi strategis demi kelancaran distribusi selama 24 jam.

Imbauan Bijak Menggunakan Energi
​Ahad Rahedi juga menekankan pentingnya masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu kelangkaan yang sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Masyarakat diharapkan tetap membeli energi secara bijak sesuai dengan peruntukannya.

​Pertamina secara khusus mengingatkan bahwa LPG 3 kg adalah produk subsidi yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu. Bagi masyarakat dengan kategori ekonomi mampu, sangat disarankan untuk beralih menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas.

​”Dengan stok yang tercukupi, masyarakat bisa menikmati libur panjang ini dengan tenang tanpa perlu melakukan pembelian berlebihan,” tutupnya.

 

Exit mobile version