SUARAMALANG.COM, Kabupaten Malang–Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Malang terus berusaha menurunkan angka stunting dan wasting. Hasilnya pada bulan timbang Februari 2026 berjumlah 140.137 balita yang ditimbang, diperoleh data rekap Kabupaten Malang angka stunting 5,85 persen, wasting 3,81 persen, underweight 6,58 persen.
Sebelumnya bulan timbang Agustus 2025 hasilnya 6,52 persen, yang berarti 0,67 persen. Artinya telah terjadi penurunan yang signifikan angka stunting.
Sementara itu wasting atau gizi kurang adalah kondisi balita yang menurut berat badan menurut tinggi badannya kurang dari -2 SD (standar deviasi)
Underweight atau berat badan kurang adalah kondisi balita yang menurut berat badan menurut usia kurang dari -2 SD (standar deviasi).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Widjojo, M.Kes mengatakan, pihaknya terus berusaha menekan angkat stunting maupun wasting dengan berbagai program. Salah satunya dengan memaksimalkan peran serta puskesmas-puskesmas di wilayah Kabupaten Malang.
” Puskesmas berperan penting dalam penurunan angka stunting dan wasting juga underweight, untuk itu perannya harus dimaksimalkan, “katanya
Selain target penurunan stunting, Dinas Kesehatan, menurut dr. Wiyanto, juga terus memaksimalkan berbagai pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
” Dengan program penambahan dan peningkatan sarana maupun prasarana puskesmas juga klinik-klinik kesehatan yang dikelola Dinas Kesehatan serta stake holder lainnya, “pungkasnya
Apresiasi penurunan stunting dan pelayanan kesehatan, yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang juga mendapat penghargaan dari pemerintah pusat berupa insentif maupun bantuan-bantuan sarana serta prasarana lain.
Pewarta: * MS Al Katiri























